Wed,26 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Jurnalistik
  3. Bukan hotel dan resort mewah, 4 hal ini membuat pelancong terkesan dengan daerah wisata

Bukan hotel dan resort mewah, 4 hal ini membuat pelancong terkesan dengan daerah wisata

bukan-hotel-dan-resort-mewah,-4-hal-ini-membuat-pelancong-terkesan-dengan-daerah-wisata
Bukan hotel dan resort mewah, 4 hal ini membuat pelancong terkesan dengan daerah wisata
service

• Wisatawan tak melulu mengharapkan adanya fasilitas mewah ketika melancong.

• Ada empat faktor tak kasat mata yang terbukti memberikan pengalaman berkesan bagi wisatawan.

• Temuan ini bisa dijadikan landasan fokus pembangunan pariwisata nasional.


Boleh saja jika suatu daerah yang ingin menjadi situs pariwisata membangun hotel berbintang, resor berkelas, dan mal megah. Tapi apakah hal ini otomatis membuatnya dikenang oleh para pelancongnya?

Jawabannya ternyata tidak.

Lalu bagaimana jika kita membandingkannya dengan situs lain yang fasilitasnya sederhana, tapi kearifan lokal dan keramahan warga lokalnya sangat khas?

Jawabannya justru situs kedua yang lebih kerasan dan berkesan bagi pelancong.

Fakta ini kami peroleh setelah meneliti 383 wisatawan Indonesia untuk memahami apa yang membuat pengalaman berwisata melekat lama dalam ingatan, konsep yang dikenal sebagai memorable tourism experience (MTE).

Hasilnya: kenangan yang membekas tidak lahir dari infrastruktur megah, melainkan dari hal yang jauh lebih personal dan emosional.

Temuan ini penting bagi pengelola destinasi, sebab wisatawan dengan kenangan berkesan cenderung merekomendasikan suatu situs pariwisata kepada orang lain.


Read more: Orang disabilitas juga berhak berwisata: Pelajaran dari Tamansari Yogyakarta


Faktor utama pemanis situs pariwisata

Untuk membuktikan hipotesis ini, kami menguji 13 atribut destinasi.

Tiga belas atribut tersebut antara lain: pengelolaan lingkungan, keselamatan, kejadian tak terduga, praktik bisnis tidak etis, infrastruktur, budaya lokal, aktivitas/acara, keramahtamahan, fisiografi, keterikatan tempat, suprastruktur, aksesibilitas, dan kualitas layanan.

Hasilnya ada empat atribut yang paling menentukan. Keempatnya bekerja lewat jalur yang sama: membangkitkan emosi positif, terutama kebahagiaan, yang kemudian berubah menjadi kenangan berkesan.

1. Keterikatan

Untuk bisa meninggalkan kesan, situs pariwisata harus bisa membuat wisatawan merasa punya hubungan erat dengan budaya setempat dan menganggap daerah terkait menyimpan banyak tempat menarik untuk dijelajahi.

Keterikatan ini sering tumbuh dari hal sederhana: kedai kopi tua, alun-alun yang ramai warga, atau gang sempit penuh mural unik.

Angkringan dan atmosfer Malioboro di Yogyakarta adalah contoh paling umum tempat yang bisa membuat wisatawan merasa “terhubung”, jauh melampaui sekadar objek wisata.

2. Kualitas pelayanan yang tulus

Wisatawan menilai pelayanan bukan dari kemewahan, melainkan dari keramahan, ketulusan, dan kecepatan respons dari staf hotel, petugas bandara dan imigrasi, hingga layanan informasi dan keamanan.

Hal kecil seperti staf yang mengingat nama tamu atau pedagang kaki lima yang ramah menunjukkan arah meninggalkan kesan yang tak tergantikan oleh anggaran promosi sebesar apa pun.

3. Budaya lokal yang kental

Faktor ketiga adalah paparan budaya lokal yang autentik dan aksesibel: wisatawan ingin terlibat langsung dengan cara hidup masyarakat setempat lewat program sejarah lokal, bukan sekadar menonton dari balik pagar museum.

Bukittinggi di Sumatra Barat, misalnya, disukai bukan hanya karena Jam Gadang—kemudahan berinteraksi dengan keseharian budaya Minangkabau di pasar dan rumah makan justru lebih membekas.

4. Ragam kegiatan dan acara khusus

Faktor keempat adalah ragam aktivitas dan acara spesial: seperti olah raga, permainan, dan rekreasi, hingga festival yang melibatkan wisatawan sebagai peserta, bukan sekadar penonton.


Read more: Menilik potensi jumbo pariwisata musik nasional


Kuncinya ada pada sensasi keluar dari rutinitas yang artinya semakin berbeda pengalaman dari keseharian wisatawan, semakin kuat kenangan yang terbentuk.

Dieng Culture Festival di Jawa Tengah atau Jember Fashion Carnaval di Jawa Timur, misalnya, membuat wisatawan datang jauh-jauh, lalu pulang membawa cerita yang terus dibagikan bertahun-tahun kemudian.

Kunci dalam promosi digital

Temuan kami yang paling relevan saat ini adalah wisatawan dibekali dengan pengalaman yang berkesan lebih terdorong merekomendasikan destinasi secara daring lewat ulasan Google Maps, konten TikTok, hingga unggahan Instagram.

Kenangan berkesan efektif mendorong wisatawan sukarela mempromosikan suatu situs pariwisata dengan sukarela. Mereka menulis cerita, membagikan titik lokasi, dan menuturkan pengalaman personal.

Jenis konten ini jauh lebih dipercaya calon wisatawan lain dibanding promosi resmi. “Aset tak kasat mata” suatu kota, seperti budaya, keramahan, dan keunikan aktivitas lokal, menjelma menjadi faktor daya saing sesungguhnya.

Menariknya, kenangan berkesan ternyata tidak otomatis membuat wisatawan kembali berkunjung. Yang mendorong kunjungan ulang adalah kepribadian kota yang mencakup kehangatan, semangat, dan ketulusan suatu situs pariwisata.

Ini terjadi lantaran wisatawan bisa saja khawatir kunjungan kedua tak akan seberkesan yang pertama. Sebab kenangan berkesan membentuk persepsi kepribadian kota, dan persepsi itulah yang menarik mereka datang lagi.


Read more: Ekspansi Scoot ke titik-titik ‘Bali baru’ mesti menjadi dorongan kompetisi maskapai nasional


Karena itu, penting bagi pemerintah daerah setempat dan operator situs wisata untuk memfokuskan ulang perencanaan pengembangan pariwisatanya. Sebab banyak hal yang paling menentukan justru tak perlu menggelontorkan dana publik yang besar.

Keamanan publik dan kejujuran pelaku usaha memang prasyarat dasar; tanpa keduanya, tak ada atribut lain yang terasa positif. Setelah itu terpenuhi, yang membedakan sebuah kota adalah hal yang tumbuh dari dalam: identitas budaya autentik, masyarakat yang hangat, dan ekosistem kegiatan yang hidup.

Kota sebagai penyedia emosi, bukan sekadar tempat

Riset ini mengajak kita memikirkan ulang apa yang sebenarnya “dijual” sebuah kota dan situs pariwisata.

Atraksi atau fasilitas memang penting, tapi beberapa faktor intangible seperti serangkaian emosi dapat menjelma menjadi kenangan yang dibawa pulang, diceritakan kepada orang terdekat, dan dibagikan kepada ribuan orang asing.

Situs wisata yang menang dalam persaingan pariwisata masa depan adalah yang memahami psikologi pendatang. Wisatawan tidak mencari kesempurnaan infrastruktur. Mereka mencari momen yang membuat mereka merasa hidup sehingga cukup tergerak untuk menceritakannya kepada dunia.

Banyak pemerintah kota masih mengalokasikan porsi besar anggaran pariwisata untuk pembangunan fisik seperti tugu, taman, dan renovasi gedung. Ini bukan langkah keliru, tetapi tidak optimal tanpa penguatan ekosistem sosial-budaya yang membuat wisatawan merasa terhubung dengan kota.


Read more: Nomad digital bikin ekonomi Canggu melesat, tapi bagaimana dengan warga lokal?



0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.