Wed,26 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Ilmuwan Rekam Gurita Membawa Cangkang Kelapa Melintasi Dasar Laut, untuk Bersembunyi dari Predator

Ilmuwan Rekam Gurita Membawa Cangkang Kelapa Melintasi Dasar Laut, untuk Bersembunyi dari Predator

ilmuwan-rekam-gurita-membawa-cangkang-kelapa-melintasi-dasar-laut,-untuk-bersembunyi-dari-predator
Ilmuwan Rekam Gurita Membawa Cangkang Kelapa Melintasi Dasar Laut, untuk Bersembunyi dari Predator
service

Ilmuwan merekam gurita vena (Amphioctopus marginatus) di perairan utara Sulawesi dan Bali, Indonesia, membawa dua bagian cangkang kelapa yang terbuang melintasi dasar laut. Spesies ini memiliki tubuh lunak tanpa cangkang pelindung, sehingga rentan terhadap serangan predator. Cangkang kelapa yang dikumpulkan kemudian dirakit kembali menjadi tempat berlindung saat gurita membutuhkannya. Studi yang dipublikasikan di jurnal Current Biology oleh Julian Finn, Tom Tregenza, dan Mark Norman ini menjadi salah satu bukti paling jelas mengenai penggunaan alat oleh invertebrata liar, kemampuan yang sebelumnya hanya dikonfirmasi pada sejumlah mamalia, burung, dan primata. Pengamatan di Dasar Laut Sulawesi dan Bali Para peneliti awalnya meneliti spesies gurita lain, yaitu gurita peniru (Thaumoctopus mimicus), ketika salah satu anggota tim menemukan perilaku ini secara tidak sengaja. Selama lebih dari 500 jam penyelaman antara 1999 dan 2008, tim mengamati 20 individu gurita vena di substrat berlumpur dan berpasir. Pada empat kesempatan terpisah, gurita tercatat membawa dua bagian cangkang kelapa yang disusun bertumpuk hingga sejauh 20 meter, jarak yang cukup jauh mengingat ukuran tubuh gurita ini hanya beberapa ratus gram. Gurita vena (Amphioctopus marginatus) tercatat dalam tiga tahap perilaku uniknya di dasar laut perairan Sulawesi dan Bali. (A) Gurita muncul di permukaan pasir dengan warna tubuh gelap. (B) Gurita bersembunyi di dalam cangkang kelapa yang telah dirakit menjadi tempat berlindung dari predator. (C) Gurita melakukan stilt-walking, berjalan sambil membawa dua bagian cangkang kelapa yang disusun bertumpuk, sebelum cangkang tersebut dirakit menjadi pelindung. Foto: M. Norman (A), R. Steene (B, C), dari studi Finn, Tregenza, dan Norman (2009) di jurnal Current…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.