Ilmuwan merekam gurita vena (Amphioctopus marginatus) di perairan utara Sulawesi dan Bali, Indonesia, membawa dua bagian cangkang kelapa yang terbuang melintasi dasar laut. Spesies ini memiliki tubuh lunak tanpa cangkang pelindung, sehingga rentan terhadap serangan predator. Cangkang kelapa yang dikumpulkan kemudian dirakit kembali menjadi tempat berlindung saat gurita membutuhkannya. Studi yang dipublikasikan di jurnal Current Biology oleh Julian Finn, Tom Tregenza, dan Mark Norman ini menjadi salah satu bukti paling jelas mengenai penggunaan alat oleh invertebrata liar, kemampuan yang sebelumnya hanya dikonfirmasi pada sejumlah mamalia, burung, dan primata. Pengamatan di Dasar Laut Sulawesi dan Bali Para peneliti awalnya meneliti spesies gurita lain, yaitu gurita peniru (Thaumoctopus mimicus), ketika salah satu anggota tim menemukan perilaku ini secara tidak sengaja. Selama lebih dari 500 jam penyelaman antara 1999 dan 2008, tim mengamati 20 individu gurita vena di substrat berlumpur dan berpasir. Pada empat kesempatan terpisah, gurita tercatat membawa dua bagian cangkang kelapa yang disusun bertumpuk hingga sejauh 20 meter, jarak yang cukup jauh mengingat ukuran tubuh gurita ini hanya beberapa ratus gram. Gurita vena (Amphioctopus marginatus) tercatat dalam tiga tahap perilaku uniknya di dasar laut perairan Sulawesi dan Bali. (A) Gurita muncul di permukaan pasir dengan warna tubuh gelap. (B) Gurita bersembunyi di dalam cangkang kelapa yang telah dirakit menjadi tempat berlindung dari predator. (C) Gurita melakukan stilt-walking, berjalan sambil membawa dua bagian cangkang kelapa yang disusun bertumpuk, sebelum cangkang tersebut dirakit menjadi pelindung. Foto: M. Norman (A), R. Steene (B, C), dari studi Finn, Tregenza, dan Norman (2009) di jurnal Current…This article was originally published on Mongabay
Ilmuwan Rekam Gurita Membawa Cangkang Kelapa Melintasi Dasar Laut, untuk Bersembunyi dari Predator
Ilmuwan Rekam Gurita Membawa Cangkang Kelapa Melintasi Dasar Laut, untuk Bersembunyi dari Predator





Comments are closed.