Fri,4 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Nestapa Warga Kalimantan Hirup Racun Asap Kebakaran Hutan dan Gambut

Nestapa Warga Kalimantan Hirup Racun Asap Kebakaran Hutan dan Gambut

nestapa-warga-kalimantan-hirup-racun-asap-kebakaran-hutan-dan-gambut
Nestapa Warga Kalimantan Hirup Racun Asap Kebakaran Hutan dan Gambut
service

Kebakaran hutan dan lahan mengakibatkan kabut asap parah terutama di Kalimantan dan Sumatera, bahkan sudah mampir ke negeri tetangga. Indikator cemaran udara pun memperlihatkan level berbahaya. Kesehatan dan keselamatan warga pun terancam karena terpaksa menghirup udara beracun karhutla berhari-hari. Dari pantauan kualitas udara melalui aplikasi IQAir pada 3 September 2026, di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, polusi udara pada level berbahaya dengan konsentrasi partikulat PM2,5 sebesar 375.0 µg/m.³  Tak jauh beda kondisi di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, pencemaran udara level berbahaya dengan PM2,5 sebesar 265,1 µg/m.³ Kabut asap di Kota Pontianak, Kalbar. 3 September 2026. Foto: Tursih/Mongabay Indonesia Tursih, warga Kota Pontianak, Kalimantan Barat  mengatakan, kabut asap langsung berdampak ke kesehatan terutama anak-anak. “Ini anak-anak di rumah sudah dari beberapa pekan lalu batuk pilek,” katanya, akhir Agustus lalu. Dia dan keluarga pun berupaya mengurangi aktivitas ke luar rumah. Ketika terpaksa keluar, mereka gunakan masker. “Adanya yang ini yang kami beli,”  katanya. Yang dia maksud itu masker medis yang sekadar menutup wajah. Asap karhutla parah, Kota Pontianak pun masih sekolah daring.  “Kabut asap tebal. Sekolah masih libur, belajar daring,” kata Tursih. Dia bilang, sekolah secara daring dengan melihat kondisi asap. Ketika pekat, dan udara memburuk, pemerintah umumkan sekolah secara daring dari rumah. Di Palangka Raya, Ibu Kota Kalimantan Tengah pun tak aman lagi. Seminggu setelah Presiden Prabowo Subianto berkunjung, masyarakat kota makin terkepung api dan asap dari karhutla. Bagi warga Kalteng, karhutla bukan fenomena yang hanya terlihat sebagai kepulan asap di langit. Ia jadi acaman kesehatan, keselamatan maupun ekonomi. Hasil pantauan data…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.