Mubadalah.id – Hasil tes Pap yang menunjukkan adanya sel yang agak abnormal tidak selalu berarti seseorang telah mengalami kanker. Dalam banyak kondisi, sel yang mengalami perubahan ringan dapat kembali menjadi normal dalam waktu dua hingga tiga tahun.
Meski demikian, perubahan tersebut tetap perlu tenaga kesehatan perhatikan. Sebab, sel yang tampak agak abnormal juga dapat menjadi tanda adanya kondisi yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Karena itu, seseorang yang mendapatkan hasil tes Pap dengan perubahan pada sel mulut rahim perlu mengikuti anjuran tenaga kesehatan. Dalam panduan tersebut, pemeriksaan Pap kembali dapat mereka lakukan satu atau dua tahun kemudian untuk memastikan tidak terjadi perkembangan menuju kondisi yang lebih serius.
Pemeriksaan lanjutan menjadi penting karena perubahan pada sel tidak selalu dapat ia nilai hanya dari satu hasil pemeriksaan. Pemantauan dari waktu ke waktu dapat membantu tenaga kesehatan mengetahui apakah perubahan tersebut membaik, menetap, atau berkembang.
Perawatan disesuaikan dengan kondisi kanker
Apabila pemeriksaan menunjukkan displasia parah atau kanker yang sudah memasuki tahap penyebaran, seseorang membutuhkan perawatan dan pengobatan. Jenis perawatan yang diberikan perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
Keputusan mengenai perawatan sebaiknya ia bicarakan bersama dokter atau tenaga kesehatan yang menangani. Kondisi penyakit, hasil pemeriksaan, serta tingkat perkembangan kanker menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah penanganan.
Sementara itu, apabila kanker mereka ketahui sejak dini, penanganannya dapat mereka lakukan dengan lebih mudah daripada ketika penyakit telah berkembang lebih jauh. Dalam kondisi tertentu, perawatan dapat mereka lakukan dengan mengangkat atau menghancurkan jaringan kanker.
Hal tersebut menunjukkan pentingnya pemeriksaan untuk menemukan perubahan pada mulut rahim sedini mungkin. Pemeriksaan rutin bukan berarti seseorang sedang mengalami kanker, melainkan menjadi bagian dari upaya mengetahui kondisi kesehatan dan menemukan perubahan sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius.
Dengan pemeriksaan yang tenaga kesehatan lakukan secara berkala dan tindak lanjut sesuai hasil pemeriksaan, perubahan pada mulut rahim dapat mereka ketahui lebih awal. Langkah tersebut memberi kesempatan bagi tenaga kesehatan untuk menentukan penanganan yang tepat sesuai kondisi masing-masing perempuan. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Burns dkk, hlm 501.





Comments are closed.