Thu,10 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Karakter Orang yang Sering Unggah Curhatan Sedih di Media Sosial Menurut Pakar

Karakter Orang yang Sering Unggah Curhatan Sedih di Media Sosial Menurut Pakar

karakter-orang-yang-sering-unggah-curhatan-sedih-di-media-sosial-menurut-pakar
Karakter Orang yang Sering Unggah Curhatan Sedih di Media Sosial Menurut Pakar
service

Penggunaan media sosial telah menjadi rutinitas yang tidak bisa dipisahkan bagi sebagian orang. Media sosial telah lama menjadi tempat bagi seseorang untuk melakukan update kehidupan, baik itu pencapaian, keseharian, bahkan membagikan curahan hati.

Tahukah Bunda bahwa karakter orang bisa diketahui melalui unggahannya? Terutama karakter orang yang sering unggah curhatan sedih.

Di sisi lain, saat ini juga muncul tren sadfishing di media sosial. Istilah sadfishing merujuk pada kecenderungan pengguna media sosial untuk mempublikasikan kepribadian mereka secara berlebihan demi menggaet simpati banyak orang. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penelitian tentang sadfishing telah banyak dilakukan, salah satunya adalah makalah penelitian yang diterbitkan di Journal of American College. Menurut penelitian ini, sadfisher berkaitan dengan adanya kecemasan yang terjadi terus menerus.

Penasihat Manajemen Perangkat Sehat di Newport Healthcare di Los Angeles, California, Don Grant, PhD, menyampaikan bahwa karakter orang yang sering unggah curhatan sedih atau sadfisher bisa saja mengkhawatirkan tergantung kasusnya.

Ia berkata bahwa dirinya pernah melihat jenis postingan sadfishing yang menimbulkan kekhawatiran. 

“Kami telah melihat (postingan sedih) yang sebenarnya harus kami lakukan panggilan dan pemeriksaan kesejahteraan,” ujar Grant. “Kami yang mengenal orang atau rekannya, (kemudian)  kami melakukan pemeriksaan kesejahteraan karena sangat mengkhawatirkan,” sambungnya. 

Postingan sadfishing  dapat dilakukan oleh orang dari berbagai kalangan usia, serta ditemukan di platform media sosial, tetapi intensitasnya bervariasi tergantung pada platform yang digunakan.

Dilansir laman New York Post, Grant mengungkap platform yang berbasis video seperti TikTok cenderung lebih mudah menampilkan postingan sadfishing. Hal ini dikarenakan video dan audio dapat menunjang nuansa dramatis dalam sebuah postingan.

Berdasarkan hasil survei Pew Research Center, anak muda di Amerika Serikat cenderung menggunakan Instagram, Snapchat, dan TikTok dibandingkan platform lain.

Selain itu, 62 persen dari remaja usia 18 hingga 29 tahun mayoritas merupakan pengguna TikTok. Itu jauh lebih tinggi dibandingkan proporsi di antara orang dewasa berusia 65 tahun ke atas sebesar 10 persen.

Selain itu, pembahasan mengenai konten sadfishing juga ramai diperbincangkan di platform X. Tidak dimungkiri bahwa dalam aplikasi tersebut juga ditemukan postinganpostingan bernuansa sadfishing.

“‘Sadfishing? Itu pada dasarnya menjadi remaja/dewasa muda, haha,” tulis salah satu pengguna, dikutip New York Post.

Berdasarkan pemaparan tersebut, dapat diketahui bahwa karakter orang yang sering unggah curhatan sedih menurut survei dan pakar lebih dominan dilakukan oleh pengguna dari kalangan muda.

Selain itu, ada pula kecenderungan aplikasi yang digunakan, yaitu aplikasi berbasis video yang lebih memungkinkan untuk menampilkan konten sadfishing karena didukung oleh fitur video dan audio, misalnya TikTok.

Itulah penjelasan mengenai karakter orang yang sering unggah curhatan sedih. Curhatan yang disampaikan di media sosial dapat mengungkap karakter seseorang.

Namun, apabila seseorang melihat orang terdekat dirasa terlalu berlebihan dalam membagikan konten curhat, ada baiknya berkonsultasi dengan ahli karena sering mengunggah curhatan sedih berkaitan dengan ekspresi kecemasan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.