
Stasiun Rangkasbitung/KAI
KAI Properti mulai melakukan beautifikasi Bangunan Heritage Stasiun Rangkasbitung sebagai bagian dari pengembangan aset perkeretaapian yang mengedepankan nilai sejarah sekaligus meningkatkan fungsi dan kenyamanan fasilitas bagi masyarakat.
Penataan tersebut dilakukan untuk mempertahankan karakter arsitektur bersejarah Stasiun Rangkasbitung, sekaligus menghadirkan fasilitas yang lebih representatif di tengah tingginya aktivitas perjalanan masyarakat.
Saat ini, Stasiun Rangkasbitung menjadi salah satu simpul penting transportasi berbasis rel di wilayah Banten. Stasiun ini melayani perjalanan Commuter Line Rangkasbitung–Tanah Abang serta KA Lokal Merak yang menghubungkan berbagai wilayah.
Tingginya mobilitas penumpang terlihat dari catatan pergerakan sepanjang Januari–Juli 2026. Dalam periode tersebut, Stasiun Rangkasbitung mencatat 8.307.042 pergerakan penumpang melalui layanan Commuter Line Rangkasbitung–Tanah Abang dan KA Lokal Merak.
Angka tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam penataan kawasan stasiun agar fasilitas yang tersedia tetap mampu mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat tanpa menghilangkan karakter historis bangunan.
Mulai Mei 2026, Bangunan Heritage Ditata
Manager Corporate Communication KAI Properti, Bramantya Candrika, mengatakan beautifikasi Stasiun Rangkasbitung dilakukan dengan mempertahankan karakter bangunan heritage sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas pendukung.
“Pengembangan aset perkeretaapian memiliki tantangan untuk menjaga karakter sejarah sekaligus meningkatkan fungsi bangunan. Melalui beautifikasi Stasiun Rangkasbitung, KAI Properti menghadirkan pendekatan penataan yang menjaga identitas heritage dan mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat.”
Pekerjaan beautifikasi tersebut telah dimulai sejak Mei 2026. Penataan mencakup berbagai elemen bangunan, mulai dari struktur hingga bagian arsitektur.
Pada elemen bangunan heritage, pekerjaan meliputi perbaikan dinding, plafon, lantai, kusen, pintu, jendela, hingga elemen atap. Seluruh pekerjaan dilakukan dengan tetap mempertahankan karakter arsitektur bangunan yang memiliki nilai sejarah.
Tak hanya mempercantik tampilan, KAI Properti juga meningkatkan sejumlah fasilitas pendukung. Pekerjaan mencakup instalasi elektrikal, plumbing dan sanitair, penataan pagar heritage, perbaikan saluran, pemasangan bio septic tank, hingga penataan lanskap kawasan stasiun.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa pengembangan bangunan bersejarah tidak hanya berorientasi pada aspek visual. Fungsi bangunan dan kebutuhan masyarakat yang menggunakan fasilitas stasiun juga menjadi bagian penting dalam proses penataan.
“Penataan Stasiun Rangkasbitung dirancang untuk menciptakan keseimbangan antara nilai sejarah dan fungsi pelayanan. Dengan fasilitas yang semakin tertata, stasiun ini diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih nyaman bagi masyarakat dalam melakukan perjalanan,” tambah Bramantya.
Ada Bangunan Baru Dua Lantai
Selain melakukan beautifikasi terhadap bangunan heritage, KAI Properti juga mengembangkan fasilitas pendukung berupa bangunan baru dua lantai di area stasiun.
Pembangunan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan ruang di kawasan Stasiun Rangkasbitung. Lingkup pekerjaan mencakup struktur bangunan, arsitektur, serta berbagai instalasi pendukung sesuai dengan kebutuhan ruang.
Pengembangan bangunan baru ini berjalan beriringan dengan upaya mempertahankan bangunan heritage. Dengan demikian, kawasan stasiun diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan operasional dan pelayanan modern tanpa kehilangan identitas sejarahnya.
Melalui Beautifikasi Bangunan Heritage Stasiun Rangkasbitung, KAI Properti menegaskan perannya dalam mengembangkan aset perkeretaapian yang memiliki nilai sejarah sekaligus tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini.
Penataan tersebut diharapkan membuat kawasan Stasiun Rangkasbitung menjadi lebih tertata dan nyaman, sekaligus mempertahankan identitas kuat yang melekat pada bangunan bersejarah tersebut.
“Kami ingin Stasiun Rangkasbitung tetap menjadi bagian dari perjalanan masyarakat dengan identitas sejarah yang kuat. Melalui penataan ini, aset heritage dapat terus memberikan nilai, fungsi, dan manfaat bagi masyarakat di masa kini maupun masa mendatang,” tutup Bramantya.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News
Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.
Tim Editor





Comments are closed.