Thu,7 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Saatnya Timnas Indonesia Berjaya di Piala AFF 2026, Akhiri Cerita Lama 6 Kali Final Tanpa Juara!

Saatnya Timnas Indonesia Berjaya di Piala AFF 2026, Akhiri Cerita Lama 6 Kali Final Tanpa Juara!

saatnya-timnas-indonesia-berjaya-di-piala-aff-2026,-akhiri-cerita-lama-6-kali-final-tanpa-juara!
Saatnya Timnas Indonesia Berjaya di Piala AFF 2026, Akhiri Cerita Lama 6 Kali Final Tanpa Juara!
service

16 Januari 2026 14.40 WIB • 2 menit

Saatnya Timnas Indonesia Berjaya di Piala AFF 2026, Akhiri Cerita Lama 6 Kali Final Tanpa Juara!


Timnas Indonesia akan berlaga di Piala AFF 2026. Ini menjadi momentum agar timnas Indonesia mampu menjadi juara ajang tersebut untuk yang pertama kalinya.

Piala AFF 2026 bakal diselenggarakan mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Timnas Indonesia sudah mengantongi nama lawan-lawan yang akan dihadapi di sana.

Berdasarkan hasil undian resmi Piala AFF 2026 yang digelar di Jakarta pada Kamis (15/1/2026), timnas Indonesia tergabung dalam Grup A yang cukup kompetitif. Skuad Garuda dijadwalkan akan bersaing dengan juara bertahan Vietnam, Singapura, Kamboja, serta satu pemenang dari babak kualifikasi antara Brunei Darussalam atau Timor Leste.

Menyambut turnamen yang awalnya dikenal dengan nama Piala Tiger itu, timnas Indonesia punya motivasi tinggi. Tentu saja, gelar juara jadi bidikan utama.

“Ini bukan grup yang mudah. Tentunya kita akan berusaha lebih keras lagi untuk mewujudkan apa yang kita harapkan dan masyarakat Indonesia nanti-nantikan karena sudah enam kali kita menjadi runner-up. Insya Allah, semoga kita bisa mendapatkan trofi dengan pelatih yang baru,” ujar bek timnas Indonesia, Rizky Ridho.

Nyatanya, timnas Indonesia memang telah merasakan enam kali ke final, dan enam kali pula gagal juara. Tak heran apabila pemain termotivasi untuk mempersembahkan trofi Piala AFF kepada Ibu Pertiwi untuk yang pertama kalinya.

Tercatat, timnas Indonesia merasakan masuk final sekaligus gagal juara pada 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020.

Dalam meniti langkah menuju gelar juara yang diidam-idamkan, timnas Indonesia harus menghadapi para pesaingnya di Grup A menggunakan sistem setengah kompetisi (round-robin) satu putaran dengan format pertandingan kandang dan tandang bagi setiap peserta.

Di antara lawan-lawan yang ada, Vietnam jadi pesaing paling sengit bagi timnas Indonesia di Grup A. Apalagi, kedua tim punya rivalitas yang selalu menyajikan tensi tinggi di lapangan. Hal ini tentu menjadi sorotan seluruh pencinta sepak bola nasional.

Sesuai regulasi, dua tim teratas dari Grup A berhak melaju ke babak semifinal yang juga menggunakan format pertandingan dua leg. Pertarungan di babak empat besar ini akan memperebutkan tiket menuju partai final yang menjadi penentu gelar juara Piala AFF sesungguhnya.

Tantangan John Herdman di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia punya harapan baru untuk menjuarai Piala AFF. Sebab, skuad Garuda baru saja mendatangkan pelatih baru, yakni John Herdman.

PSSI memperkenalkan Herdman kepada publik lewat jumpa pers yang digelar di Ballroom Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1/2026). Pelatih asal Inggris tersebut didatangkan sebagai pengganti pelatih sebelumnya, Patrick Kluivert.

Herdman sadar betul Piala AFF bukan turnamen yang mudah. Meski demikian, ia tetap bertekad membawa timnas Indonesia tampil dengan performa terbaik.

“Saya tidak tahu apakah kami menantikan pertemuan dengan Vietnam, menurut saya mereka adalah tim yang tangguh. Tidak ada undian yang mudah, baik di Grup A maupun Grup B,” ujar Herdman.

Lantas, bagaimana cara Herdman agar timnas Indonesia bisa bersaing dengan tim lain? Salah satu caranya yakni memastikan tim besutannya punya kedalaman skuad yang cukup mumpuni.

“Beroperasi dengan kedalaman skuad biasanya menjadi kunci utama dalam turnamen seperti ini. Saya memiliki pengalaman serupa di CONCACAF saat Gold Cup, dan biasanya itu menjadi pengalaman yang luar biasa karena para pemain ini membawa energi yang sepenuhnya berbeda. Jika Anda mampu memanfaatkan energi tersebut, maka Anda memiliki peluang untuk memenanginya,” pungkas Herdman.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aulli Atmam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aulli Atmam.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.