Thu,7 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Sempat Curhat ke Teman, Santri di Gresik Ditemukan Meninggal Dunia

Sempat Curhat ke Teman, Santri di Gresik Ditemukan Meninggal Dunia

sempat-curhat-ke-teman,-santri-di-gresik-ditemukan-meninggal-dunia
Sempat Curhat ke Teman, Santri di Gresik Ditemukan Meninggal Dunia
service

Gresik (beritajatim.com) – Suasana duka menyelimuti sebuah pondok pesantren di wilayah Desa Mojowuku, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Seorang santri berinisial RAS (16), asal Tambaksari, Kota Surabaya, ditemukan meninggal dunia di area belakang lingkungan pesantren.

Korban pertama kali ditemukan oleh rekan-rekannya sekitar pukul 17.30 WIB kemarin (6/5) dalam kondisi tidak bernyawa di pekarangan belakang sekolah tempat ia menempuh pendidikan.

Kapolsek Kedamean, Iptu Ekwan Hudin, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kejadian tragis itu.

Menurut informasi yang dihimpun, insiden bermula sekitar pukul 15.00 WIB saat korban diketahui menggunakan laptop di musala pondok pesantren. Padahal, perangkat tersebut seharusnya berada di ruang laboratorium. Korban kemudian mendapat teguran dari pengasuh ponpes.

Tak lama setelah ditegur, korban sempat mengungkapkan rasa malu kepada sejumlah rekannya. Bahkan, ia disebut sempat melontarkan ucapan ingin mengakhiri hidup. Namun, teman-temannya mengira ucapan tersebut hanya candaan semata.

Beberapa waktu kemudian, korban terlihat membawa tali dari gudang menuju area belakang pesantren. Karena tidak kunjung kembali, sejumlah santri mulai melakukan pencarian.

Mereka kemudian menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di area pekarangan belakang ponpes. Kejadian tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian. “Korban sudah dievakuasi. Kami masih melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Ekwan Hudin, Kamis (7/5/2026).

Peristiwa ini mengejutkan para santri dan warga sekitar karena korban dikenal masih aktif mengikuti kegiatan belajar di lingkungan pesantren. (dny/kun)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.