Mon,25 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Dosen Unusa Kembangkan Jatu Hydroterapi Herbal, Inovasi Redakan Nyeri Neuropati Diabetes

Dosen Unusa Kembangkan Jatu Hydroterapi Herbal, Inovasi Redakan Nyeri Neuropati Diabetes

dosen-unusa-kembangkan-jatu-hydroterapi-herbal,-inovasi-redakan-nyeri-neuropati-diabetes
Dosen Unusa Kembangkan Jatu Hydroterapi Herbal, Inovasi Redakan Nyeri Neuropati Diabetes
service

Surabaya, NU Online

Rasa nyeri dan kebas akibat neuropati menjadi keluhan yang kerap dialami penderita diabetes. Berangkat dari kepedulian terhadap kondisi tersebut, Dosen Fakultas Keperawatan dan Kebidanan (FKK) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) Iis Noventi mengembangkan inovasi Jatu Hydroterapi Herbal sebagai terapi komplementer untuk membantu meredakan nyeri neuropati diabetes. Inovasi tersebut kini resmi mengantarkannya meraih sertifikat paten.

Jatu Hydroterapi Herbal merupakan komposisi herbal yang diramu dari berbagai bahan alami, di antaranya lombok merah, jinten hitam, kunyit, delingu, jahe, kayu manis, cuka apel, dan garam laut. Terapi ini diaplikasikan dengan cara merendam kaki menggunakan air es yang telah dicampur komposisi herbal tersebut.

“Penderita diabetes itu kan sering merasa tidak nyaman karena nyeri neuropati. Dari situ saya ingin membantu mencarikan solusi agar mereka bisa merasa lebih nyaman menjalani aktivitas sehari-hari,” ujarnya, sebagaimana dikutip NU Online Jatim.

Iis menjelaskan, pengembangan Jatu Hydroterapi Herbal bermula dari dukungan matching fund internal Unusa yang berhasil ia peroleh. Berlandaskan pendekatan evidence-based practice, ia kemudian menyusun formulasi herbal yang dinilai aman dan berpotensi digunakan sebagai terapi komplementer bagi penderita diabetes.

“Inovasi ini sudah saya daftarkan untuk paten sejak tahun 2023, tapi baru resmi mendapat sertifikat paten pada 2025 ini,” terang Iis.

Dalam proses pengembangannya, Iis melakukan riset yang cukup panjang dan mendalam. Ia menelusuri berbagai bahan herbal hingga ke wilayah Jawa Tengah, mengikuti pelatihan rempah bersama Agradaya Yogyakarta, serta berdiskusi dengan sejumlah pakar dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto.

“Saya melakukan eksplorasi bahan dan pengetahuan secara langsung ke berbagai daerah dan melibatkan banyak pihak. Semua proses itu dilakukan supaya racikan yang dihasilkan benar-benar tepat,” tuturnya.

Untuk menguji efektivitas inovasinya, Iis menggandeng Puskesmas Sawahan sebagai mitra dalam uji coba lapangan. Penelitian tersebut melibatkan 60 penderita diabetes yang dibagi ke dalam tiga kelompok perlakuan. Kelompok pertama hanya menjalani perendaman kaki dengan air dingin, kelompok kedua direndam menggunakan Jatu Hydroterapi Herbal dan air dingin, sementara kelompok ketiga mendapatkan kombinasi Jatu Hydroterapi Herbal dengan senam kaki.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang mendapatkan kombinasi Jatu Hydroterapi Herbal dan senam kaki mengalami penurunan nyeri paling signifikan. Disusul kelompok yang hanya menggunakan Jatu Hydroterapi Herbal tanpa senam kaki, sedangkan penurunan nyeri paling kecil terjadi pada kelompok yang hanya menjalani perendaman dengan air dingin.

Baca selengkapnya di sini.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.