Sat,11 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Aborsi Bukan Keputusan yang Mudah: Memahami Alasan dan Risikonya

Aborsi Bukan Keputusan yang Mudah: Memahami Alasan dan Risikonya

aborsi-bukan-keputusan-yang-mudah:-memahami-alasan-dan-risikonya
Aborsi Bukan Keputusan yang Mudah: Memahami Alasan dan Risikonya
service

Mubadalah.id – Yang dimaksud dengan aborsi atau pengguguran kandungan adalah penghentian kehamilan secara sengaja karena alasan tertentu. Hal ini berbeda dengan keguguran, yaitu berhentinya kehamilan tanpa disengaja atau bukan karena keputusan siapa pun.

Keguguran merupakan peristiwa yang terjadi secara alamiah, sedangkan aborsi dilakukan atas kehendak manusia. Keputusan untuk melakukan aborsi umumnya tidak diambil dengan mudah.

Bagi perempuan yang mengalaminya, keputusan tersebut sering kali merupakan pilihan yang sangat berat dan penuh pertimbangan. Biasanya, hanya karena alasan-alasan yang sangat kuat seorang perempuan akhirnya memutuskan untuk menjalani aborsi.

Seorang perempuan dapat memilih menggugurkan kandungannya karena berbagai alasan, antara lain:

Pertama, ia sudah memiliki cukup banyak anak dan merasa tidak sanggup mengasuh anak lagi. Kedua, kehamilan tersebut mengancam kesehatan atau bahkan keselamatan jiwanya.

Ketiga, ia tidak memiliki pasangan yang bersedia bertanggung jawab atas hidupnya maupun calon anak yang ia kandung. Keempat, ia masih ingin melanjutkan pendidikan.

Kelima, ia tidak ingin atau belum siap memiliki anak. Keenam, ia hamil akibat paksaan atau perkosaan. Ketujuh, ada orang lain yang memaksanya untuk melakukan aborsi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan selama kehamilan, terkadang diketahui bahwa janin yang dikandung akan lahir dengan cacat bawaan yang sangat berat atau kondisi yang tidak dapat disembuhkan.

Metode KB Darurat

Apabila Anda melakukan hubungan seksual tanpa menggunakan alat kontrasepsi dalam tiga hari terakhir, kehamilan masih dapat Anda cegah dengan menggunakan metode kontrasepsi darurat. Namun, tindakan ini harus Anda lakukan sesegera mungkin.

Apabila aborsi Anda lakukan secara aman, risikonya dapat lebih kecil daripada dengan risiko persalinan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui perbedaan antara aborsi yang aman dan aborsi yang tidak aman. []

*)Sumber TulisanBuku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 315. 

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.