Ikan gobi kalah populer dibanding ikan badut, yang diwakili Nemo dalam budaya pop. Sama-sama hidup di terumbu karang dan ekosistem laut dangkal, ikan gobi sering dipandang sebelah mata. Umumnya, ikan gobi (famili Gobiidae) berwarna serupa pasir dasar laut. Kusam, kelabu kehitaman. Meski sebenarnya dari sekitar dua ribu tiga ratus spesies, beberapa ratus di antaranya berwarna cerah dan beberapa bahkan menghiasi aquascape. Mungkin, karena kurangnya ekspos ikan gobi urung menjadi ikan favorit seperti ikan badut (subfamili Amphiprioninae). Baru-baru ini, sekelompok peneliti BRIN berhasil mendeskripsikan spesies baru ikan gobi hasil tangkapan nelayan Banyuwangi. Spesies baru ini diberi nama ikan gobi udang atau Tomiyamichthys oriens. Oriens berasal dari Bahasa Latin yang berarti timur atau matahari terbit. Nama ini dipilih karena tubuhnya memiliki bercak oranye terang menyerupai cahaya matahari terbit. Sebagai lokasi penemuan, Banyuwangi, Jawa Timur, dikenal sebagai “Sunrise of Java” karena letaknya di ujung timur Pulau Jawa. Suatu hari, nelayan Banyuwangi bernama Darsono, memberikan tangkapan ikan gobi ke sebuah perusahaan eksportir ikan hias dan biota laut. Dari sana spesimen kemudian sampai ke peneliti BRIN. “Kami mengombinasikan karakter morfologi dengan analisis DNA untuk memperoleh bukti lebih komprehensif. Hasilnya, Tomiyamichthys oriens memiliki karakter yang konsisten dan berbeda dari spesies terdekatnya, sehingga layak ditetapkan sebagai spesies baru,” ujar Kunto Wibowo, mewakili tim peneliti, dalam laporan di jurnal ZooKeys, edisi 24 Juni 2026. Laporan tersebut berjudul “Tomiyamichthys oriens, a new species of shrimpgoby (Teleostei, Gobiidae) from the coast of Banyuwangi, East Java, Indonesia.” “Spesies ini sangat mirip dengan spesies Jepang yang baru dideskripsikan T. hyacinthinus Sato & Motomura, 2025, terutama karena memiliki…This article was originally published on Mongabay
Ada Ikan Gobi Baru dari Laut Banyuwangi
Ada Ikan Gobi Baru dari Laut Banyuwangi





Comments are closed.