Wed,13 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Aksi Komplotan Bobol Toko Emas Terbongkar, Polisi Kembalikan Emas Senilai Rp1 Miliar

Aksi Komplotan Bobol Toko Emas Terbongkar, Polisi Kembalikan Emas Senilai Rp1 Miliar

aksi-komplotan-bobol-toko-emas-terbongkar,-polisi-kembalikan-emas-senilai-rp1-miliar
Aksi Komplotan Bobol Toko Emas Terbongkar, Polisi Kembalikan Emas Senilai Rp1 Miliar
service

Magetan (beritajatim.com) – Polres Magetan mengembalikan emas dan uang tunai hasil pencurian di sebuah toko emas di Kabupaten Magetan kepada pemiliknya. Barang bukti yang dikembalikan tersebut berupa perhiasan emas senilai sekitar Rp1 miliar serta uang tunai sebesar Rp24 juta.

Kapolres Magetan AKBP Erik Bangun Prakasa memastikan pengembalian dilakukan setelah polisi mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di toko emas tersebut. Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama Polres Magetan dan Polres Madiun Kabupaten.

“Barang bukti berupa emas dan uang yang diambil pelaku sudah kami amankan dan akan kami kembalikan kepada pemilik toko,” ujar AKBP Erik saat konferensi pers di Mapolres Magetan.

Ia menjelaskan, laporan perampokan diterima kepolisian pada Rabu sekitar pukul 16.00 WIB melalui SPKT Polres Magetan. Dari hasil pendataan ulang bersama pemilik toko, total kerugian korban mencapai sekitar Rp1 miliar dalam bentuk perhiasan emas dan uang tunai Rp24 juta.

“Pada hari Rabu kami menerima laporan adanya perampokan atau pencurian dengan pemberatan di sebuah toko emas. Kerugian yang dialami korban berupa perhiasan senilai kurang lebih Rp1 miliar dan uang tunai Rp24 juta,” ujar AKBP Erik saat konferensi pers di Gedung Pesat Gatra Polres Magetan, Kamis (15/1/2025).

Ia meluruskan informasi awal yang sempat beredar terkait uang tunai yang hilang. Dari hasil pengecekan ulang bersama pemilik toko, nominal uang yang dicuri bukan Rp30 juta, melainkan Rp24 juta.

Dalam pengungkapan kasus ini, Polres Magetan bekerja sama dengan Polres Madiun Kabupaten. Hasil penyelidikan mengungkap bahwa para pelaku juga melakukan aksi serupa di wilayah Kabupaten Madiun. “Ada lima orang tersangka. Satu orang sudah kami amankan dan ditahan di Tahti Polres Magetan,” jelas Kapolres.

Kelima tersangka diketahui bukan warga Magetan dan berasal dari luar Pulau Jawa, tepatnya dari wilayah Nusa Tenggara. Mereka merupakan komplotan spesialis pencurian dengan modus menjebol tembok bangunan.

“Modus operandi mereka adalah menjebol tembok ruko atau rumah. Peralatan yang digunakan antara lain bor manual untuk melubangi tembok, kemudian diperlebar menggunakan gergaji dan linggis,” terang AKBP Erik.

Kondisi bangunan toko yang menggunakan bata ringan menjadi salah satu faktor yang memudahkan pelaku masuk ke dalam toko emas tersebut.

Dalam pengungkapan ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai dan perhiasan emas hasil kejahatan. Seluruh barang bukti tersebut dipastikan akan dikembalikan kepada pemilik toko.

Sementara itu, pemilik Toko Emas Senna Golden Star, Rina Noviana, mengungkapkan sebelum kejadian ada orang tak dikenal yang sempat mondar-mandir dan bertanya di sekitar lokasi toko. “Di depan toko itu ada angkringan. Tiga hari sebelumnya ada orang yang tanya-tanya, ciri-cirinya mirip dengan pelaku,” ungkap Rina.

Ia juga mengakui adanya kelalaian dalam sistem keamanan, termasuk kebiasaan meninggalkan perhiasan dan kunci brankas di dalam toko. “Ini jadi pelajaran besar buat kami. Ke depan pasti keamanan akan kami tingkatkan, sesuai arahan dari Pak Kapolres,” ujarnya.

Rina menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polres Magetan atas keberhasilan mengungkap kasus tersebut dan mengamankan kembali barang-barang berharga miliknya. “Saya sangat berterima kasih kepada Polres Magetan. Alhamdulillah barang curian masih ada dan bisa dikembalikan kepada kami,” pungkasnya. [fiq/kun]

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.