Thu,27 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Arif Satria: Fasilitas Genomik BRIN Terbaik di Asia Tenggara

Arif Satria: Fasilitas Genomik BRIN Terbaik di Asia Tenggara

arif-satria:-fasilitas-genomik-brin-terbaik-di-asia-tenggara
Arif Satria: Fasilitas Genomik BRIN Terbaik di Asia Tenggara
service

25 Agustus 2026 21.00 WIB • 2 menit

Arif Satria. (Foto: YouTube/Good News From Indonesia)


Arif Satria adalah akademisi terkemuka Indonesia yang dikenal atas kontribusinya dalam bidang pendidikan tinggi, kebijakan kelautan, pembangunan pedesaan, dan inovasi. Namanya semakin dikenal luas setelah memimpin Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai rektor pada 2017 hingga 2025.

Selama masa kepemimpinan Arif, IPB mampu mempertahankan reputasi internasional, termasuk berada di jajaran universitas terbaik dunia pada bidang Agriculture and Forestry menurut pemeringkatan QS World University Rankings. Di samping memimpin perguruan tinggi, ia turut aktif menyuarakan pentingnya penguatan ekosistem riset dan inovasi di Indonesia.

Kiprahnya di dunia pendidikan dan penelitian membuat karier Arif menanjak. Ia kemudian dipercaya memimpin Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada 10 November 2025 lalu.

Perkembangan BRIN Hari Ini

BRIN menjadi lembaga riset dari pemerintah yang terus bekerja dalam keheningan. Diam-diam berbagai pembangunan dan pengembangan institusi terus dilakukan sejak 2001. Dari situ, BRIN berharap perangkat regulasi hingga organisasi bisa tesusun dengan kuat sehingga hasil penelitian bisa membawa dampak bagi masyarakat.

“Jadi karena perangkat regulasi, perangkat aturan, perangkat organisasi sudah relatif establish meskipun kita akan tersempurnakan. Akan tetapi, kita sekarang fokus bagaimana program-program BRIN bisa membawa impact besar karena BRIN harus memberi harapan baru,” ucap Arif kepada Good News From Indonesia dalam segmen GoodTalk.

Arif meyakini bangsa yang maju di segala sektor ditopang berdasarkan research and development (R&D) yang kuat. Ia pun merasa BRIN dalam hal ini bisa diandalkan sebagai sumber inspirasi walaupun tidak menutup kemungkinan butuh banyak dukungan termasuk dari pihak swasta.

“BRIN harus menjadi inspirasi baru bagi bangsa ini. Karena kita tahu bahwa negara maju manapun kemajuan itu selalu ditopang R&D yang kita. Bisa oleh negara, bisa oleh swasta. Swasta sekarang sudah punya investasi sangat besar di berbagai negara maju untuk memperkuat R&D-nya,” kata Arif.

Pusat Kolaborasi Riset

Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa BRIN telah menggelar kolaborasi riset dengan perguruan tinggi di Indonesia. Program yang diberi nama Pusat Kolaborasi Riset (PKR) ini digalakkan demi mempermudah BRIN mendata penelitian secara tematik.

“Tema rumput laut di mana, tema untuk padi di mana. Nah, sekarang saya terbuka dengan perguruan tinggi untuk membangun PKR-PKR baru,” ucap Arif.

Berdasarkan penuturan Arif, BRIN siap memfasilitasi penelitian demi mewujudkan penemuan-penemuan baru. Sejauh ini dari kolaborasi tersebut BRIN sudah menghasilkan beberapa penemuan yang dimanfaatkan oleh negara, salah satunya bantalan jalur rel kereta api.

“Kita siapkan fasilitas perguruan tinggi yang ada di kampus. Kalau di BRIN bisa kolaborasi untuk memanfaatkan teknologi, peralatan yang ada di BRIN. Peralatan kita canggih-canggih. (Fasilitas) Genomik kita terbaik di Asia Tenggara. Sekarang tinggal apa? Ya tinggal bagaimana kedalaman riset sesuai dengan kebutuhan masyarakat, kebutuhan industri. Makanya kita harus diskusi, banyak kolaborasi dengan industri. Sekarang kereta api misalnya kita sudah bisa menghasilkan bantalan kereta api dari teknologi karet kita. Bagus karetnya diolah dengan teknologi modern yang canggih,” kata Arif.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dimas Wahyu Indrajaya lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dimas Wahyu Indrajaya.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.