Tue,25 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Dari Clairefontaine ke Final Srikandi Cup, Garuda Pertiwi Bongkar Perhatian Besar PSSI!

Dari Clairefontaine ke Final Srikandi Cup, Garuda Pertiwi Bongkar Perhatian Besar PSSI!

dari-clairefontaine-ke-final-srikandi-cup,-garuda-pertiwi-bongkar-perhatian-besar-pssi!
Dari Clairefontaine ke Final Srikandi Cup, Garuda Pertiwi Bongkar Perhatian Besar PSSI!
service

25 Agustus 2026 22.17 WIB • 3 menit

Perjalanan Timnas Putri U-17 Indonesia sepanjang 2026 menghadirkan cerita menarik. Bukan hanya soal hasil pertandingan, tetapi juga tentang kesempatan yang semakin terbuka bagi pemain muda untuk belajar, berkembang, dan merasakan atmosfer sepak bola internasional.

Salah satu pengalaman paling berharga datang ketika para pemain Garuda Pertiwi menjalani training center di National Football Centre Clairefontaine, Prancis, pada 3–9 Mei 2026. Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan dengan tampil di Srikandi Merdeka Cup 2026 di Kudus, Jawa Tengah.

Bagi para pemain, dua agenda tersebut bukan sekadar rangkaian kegiatan. TC di Prancis menjadi kesempatan untuk melihat langsung bagaimana pemain muda dibentuk dalam sistem sepak bola yang memiliki standar tinggi. Mereka mempelajari metode latihan, kedisiplinan, pemahaman permainan, hingga tuntutan untuk bisa bersaing di level internasional.

Pengalaman itu kemudian diuji dalam pertandingan Srikandi Merdeka Cup. Menghadapi tim dari berbagai negara membuat para pemain mendapatkan gambaran nyata mengenai level permainan internasional sekaligus mengetahui bagian yang masih harus mereka tingkatkan.

Dari Prancis hingga Final, Pengalaman yang Tak Terlupakan

Perjalanan menuju final Srikandi Merdeka Cup menjadi pengalaman penting bagi Garuda Pertiwi. Meski belum berhasil membawa pulang trofi juara, para pemain mendapatkan kesempatan tampil dalam lima pertandingan selama sepuluh hari.

Intensitas tersebut membuat mereka bukan hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga belajar menghadapi tekanan, menjaga konsistensi, serta beradaptasi dengan karakter lawan yang berbeda.

Pengalaman internasional itu membuat para pemain semakin mengapresiasi perhatian PSSI terhadap sepak bola putri, terutama pembinaan pemain usia muda.

“Kami sangat berterima kasih kepada PSSI karena kami merasa sepak bola putri semakin diperhatikan dan diberikan kesempatan untuk berkembang. Kami bisa mendapatkan pengalaman di Prancis dan kemudian bertanding di Srikandi Merdeka Cup. Bagi kami, pengalaman seperti ini sangat berharga karena membuat kami belajar banyak hal baru,” ujar Nafeeza Ayasha Nori.

Penjaga gawang Garuda Pertiwi, Alleana Ayu Arumy, juga mengungkapkan rasa bahagianya karena sepak bola perempuan semakin mendapatkan ruang untuk berkembang.

“Saya merasa sangat senang karena sepak bola perempuan sangat diperhatikan dan diberikan kesempatan untuk berkembang. Terima kasih untuk Bu Vivin dan Pak Erick Thohir,” ujar Alleana.

Hal senada disampaikan Shifana Nadhifa. Ia berharap kesempatan seperti ini tidak berhenti di satu kompetisi.

“Terima kasih kepada PSSI, Pak Erick Thohir, Bu Vivin karena sudah memberikan kesempatan, khususnya kepada sepak bola putri Indonesia. Harapan selanjutnya semoga semakin banyak TC, kompetisi dan kesempatan internasional untuk sepak bola putri Indonesia,” kata Shifana.

Pemain Muda Garuda Pertiwi: Terima Kasih Pak Erick Thohir!

Bagi Nafeeza, pengalaman menjalani TC di Paris menjadi sesuatu yang sulit dilupakan. Menurutnya, berbagai pelajaran dari Prancis bisa menjadi bekal ketika tampil bersama Garuda Pertiwi.

“Terima kasih kepada PSSI, Pak Erick Thohir dan Bu Vivin karena sudah memberikan aku kesempatan untuk mendapatkan pengalaman waktu TC di Paris. Karena itu aku bisa belajar banyak hal-hal baru di sana. Dan terima kasih juga sekarang aku sudah diberikan kesempatan untuk bertanding di Srikandi Merdeka Cup,” ujar Nafeeza.

Kesya Arabela Manisya Nian pun menilai kesempatan tersebut sangat berharga.

“Saya dan teman-teman sangat bersyukur karena mendapatkan kesempatan untuk menjalani TC di Prancis. Menurut saya itu sangat berharga karena tidak semua pemain mendapatkan kesempatan seperti itu,” kata Kesya.

Sementara Jazlyn Kayla Firyal menilai kesempatan tampil di kompetisi internasional membuat pemain putri merasa semakin diperhatikan.

“Kami ingin berterima kasih kepada Pak Erick Thohir dan Bu Vivin serta PSSI yang sudah memberikan kita kesempatan di kompetisi Srikandi Cup. Kami sebagai pesepak bola putri Indonesia pasti sangat senang karena semakin diberi kesempatan dan kami diperhatikan. Kami merasa diberikan kesempatan untuk berkembang,” ujar Jazlyn.

Sedangkan Jezlyn Kayla Azkha melihat Srikandi Merdeka Cup sebagai bagian penting dalam perjalanan pemain muda menuju level yang lebih tinggi.

“Dengan adanya kompetisi Srikandi Cup kita bisa berkembang. Kami sangat berterima kasih kepada Pak Erick Thohir, Bu Vivin, serta PSSI yang sudah menggulirkan kompetisi Srikandi Cup,” tutur Jezlyn.

Kini, para pemain Garuda Pertiwi memiliki tantangan berikutnya: terus berkembang dan bekerja keras. Dari Clairefontaine hingga panggung final Srikandi Merdeka Cup, mereka telah mendapatkan pengalaman yang menjadi modal penting untuk masa depan sepak bola putri Indonesia.

Harapannya sederhana, semakin banyak pemusatan latihan, kompetisi, dan pertandingan internasional sehingga semakin banyak talenta muda memiliki kesempatan mengejar mimpi mengenakan seragam Timnas Indonesia dan membawa nama Merah Putih ke panggung dunia.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.