Sat,5 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Edukasi
  3. Asesmen Diagnostik Non Kognitif Untuk SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6

Asesmen Diagnostik Non Kognitif Untuk SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6

asesmen-diagnostik-non-kognitif-untuk-sd-kelas-1,-2,-3,-4,-5,-dan-6
Asesmen Diagnostik Non Kognitif Untuk SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6
service

Asesmen Diagnostik Non Kognitif Untuk SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6

BlogPendidikan.net – Asesmen Diagnostik Non-Kognitif di tingkat Sekolah Dasar (SD) bertujuan untuk memahami kondisi psikologis, emosional, gaya belajar, serta latar belakang kehidupan siswa di rumah. 

Di era Kurikulum Merdeka, asesmen ini sangat penting dilakukan di awal tahun ajaran atau awal bab materi agar guru bisa merancang strategi pembelajaran yang tepat, inklusif, dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak.

Berbeda dengan asesmen kognitif yang menguji mata pelajaran, asesmen ini murni melihat sisi personal siswa tanpa memberikan nilai benar atau salah.

3 Aspek Utama yang DiukurKesejahteraan Psikologis dan Sosial-Emosional: 

1. Bagaimana perasaan anak hari ini? Apakah mereka merasa aman dan bahagia untuk belajar?

2, Aktivitas dan Lingkungan Belajar di Rumah: Siapa yang mendampingi anak belajar? Bagaimana fasilitas belajar mereka di rumah? Apakah ada konflik atau kendala tertentu?

3. Gaya Belajar, Karakter, serta Minat Siswa: Apakah siswa lebih mudah belajar secara visual (melihat gambar), auditori (mendengar penjelasan), atau kinestetik (praktik/bergerak)?

Tahapan Pelaksanaan Asesmen

Agar tidak membebani siswa, asesmen ini bisa dikemas dalam bentuk permainan, cerita, atau lembar aktivitas yang menarik.

1.Persiapan (Planning):

Menyiapkan instrumen.Guru menyiapkan alat bantu berupa gambar ekspresi emosi (emoji), kuesioner sederhana, atau lembar aktivitas “Semua Tentang Aku”.

2.Pelaksanaan (Execution):

Menggali informasi.Berikan instrumen kepada siswa. Untuk Kelas Rendah (Kelas 1-3), gunakan metode lisan, menggambar, atau mencentang gambar emosi. Untuk Kelas Tinggi (Kelas 4-6), mereka sudah bisa mengisi kuesioner singkat atau menulis jurnal cerita.

3.Tindak Lanjut (Follow-Up):

Solusi dan pendekatan.Analisis hasilnya. Jika ditemukan anak yang sedang sedih atau cemas karena masalah rumah, ajak mengobrol secara personal (konseling ringan). Jika mayoritas siswa menyukai gaya belajar visual, siapkan media pembelajaran berupa video atau infografis menarik.

Untuk lebih jelasnya berikut ini disajikan dalam bentuk LKPD yang akan mengevaluasi melalui asesmen diagnostik Non kognitif..

LKPD Asesmen Diagnostik Non Kognitif Kelas 1 > UNDUH

LKPD Asesmen Diagnostik Non Kognitif Kelas 2 > UNDUH

LKPD Asesmen Diagnostik Non Kognitif Kelas 3 > UNDUH

LKPD Asesmen Diagnostik Non Kognitif Kelas 4 > UNDUH

LKPD Asesmen Diagnostik Non Kognitif Kelas 5 > UNDUH

LKPD Asesmen Diagnostik Non Kognitif Kelas 6 > UNDUH

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.