cukimai (esai)
Aku punya kebiasaan unik setelah selesai membaca buku. Aku akan mengurangi tahun pertama buku itu terbit...
Aku punya kebiasaan unik setelah selesai membaca buku. Aku akan mengurangi tahun pertama buku itu terbit...
1 “Rokok?” Kawanku Rodrigo menyodorkan Marlboro ice burst. Satu batang sudah mencuat dari bungkus, tinggal ambil...
Buku tercipta melalui proses berdarah. Punya manuskrip saja tak cukup, kau harus menyunting naskahmu sampai layak...
Ketika Bapak pensiun, satu pertanyaanku: “Mau ngapain?”. Dia menyulut Djarum Super, membiarkan bakaran tembakau bergemeretak, mengisapnya...
2 Mei 2025, hari terakhir kerja. Tak ada donat atau pizza, hanya ada rujak. Kenapa rujak?...
Mulutku menganga ketika mengetahui tiga orang asing yang baru saja kuajak bicara ternyata pernah sekolah di...
Seorang jurnalis mewawancaraiku. Baju hitam, rompi krem. Mulutnya bau sendal jepit. Kupersilakan dia duduk di balai-balai...
Seorang pemuda menghampiriku. “Boleh minta uang, bang?” katanya gemetar “Saya kehabisan uang”. Kuamati dia, bersih, bukan...
Malam itu hujan ketika seorang cowok kulit hitam naik dalam angkot. Hanya ada aku dan si...
Cookies are used to ensure the best experience on this website.
By installing our application, you can access our content faster and easier.
