Tue,21 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Babak Baru Perang Timur Tengah, Houthi Deklarasikan Perang dengan Arab Saudi

Babak Baru Perang Timur Tengah, Houthi Deklarasikan Perang dengan Arab Saudi

babak-baru-perang-timur-tengah,-houthi-deklarasikan-perang-dengan-arab-saudi
Babak Baru Perang Timur Tengah, Houthi Deklarasikan Perang dengan Arab Saudi
service

Arina.id-Para pemimpin Houthi di Yaman mendeklarasikan blokade laut terhadap Arab Saudi pada Senin kemarin, 20 Juli 2026. Pengumuman disampaikan berselang beberapa hari setelah kelompok yang secara resmi dikenal sebagai Ansar Allah, itu mengancam akan “mengepung” Saudi sebagai balasan atas serangan ke Bandara Internasional Sanaa pekan lalu.

Tindakan ini menandai babak baru dalam perang berkepanjangan antara kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran dan koalisi pimpinan Arab Saudi–yang mendukung pemerintah Yaman dan telah diakui secara internasional sejak Tahun 2015.

Langkah Houthi ini juga terjadi di tengah ketegangan aksi saling serang yang terus berlanjut antara Amerika Serikat dengan Iran yang kian memanas terkait Selat Hormuz. Situasi ini memicu keprihatinan dunia yang dampaknya kini mengguncang pasar energi global.

Dilansir dari Aljazeera, dalam pernyataannya, kelompok Houthi menyatakan embargo maritim tersebut “didasarkan pada prinsip ‘mata ganti mata'” dan menegaskan kembali “hak rakyat kami yang agung untuk membalas blokade dengan blokade” serta “membalas setiap eskalasi dengan eskalasi”.

Kelompok yang merebut Ibu Kota Yaman, Sanaa, pada 2014 itu juga menuduh para pemimpin Arab Saudi telah menerapkan “kepungan yang tidak adil dan menindas” selama hampir 12 tahun, serta “menjarah sumber daya kami (Yaman) dan memberlakukan blokade menyeluruh terhadap pelabuhan dan bandara kami melalui jalur darat, laut, dan udara”.

Houthi mengatakan, penutupan total Selat Bab el-Mandeb, gerbang selatan menuju Laut Merah, akan menghentikan ekspor minyak Saudi ke Asia dan dapat mengurangi pasokan minyak global hingga 7%.

Sentara itu Arab Saudi memperingatkan bahwa koalisi akan merespons “secara tegas”, sebuah langkah yang mengancam akan mengganggu pasokan energi global di luar Teluk. Saudi juga bersumpah akan menanggapi ancaman terhadap kapal-kapal dagangnya dengan tegas.

“Ancaman semacam itu merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan termasuk dalam tindakan pembajakan maritim,” kata koalisi tersebut dalam sebuah pernyataan.

Dikatakan bahwa mereka telah mulai menerapkan langkah-langkah perlindungan untuk kapal-kapal mereka yang melintas melalui Selat Bab el-Mandeb. Perang Iran telah memicu pengurangan besar-besaran terhadap aliran minyak global , menurunkan pasokan global sebesar 10%.

“Pertanyaannya sekarang adalah apakah mereka akan mulai menargetkan kapal-kapal yang menuju pelabuhan Saudi. Pada tahap ini, belum ada jawaban yang jelas,” kata Mohammed Albasha, seorang analis Yaman dan pendiri Basha Report, seperti dikutip dari Reuters.

“Meskipun tidak ada kapal yang diserang, pengumuman itu sendiri kemungkinan akan mengganggu pelayaran dan menciptakan ketidakpastian bagi pelabuhan-pelabuhan Saudi. Apakah Houthi akan beralih dari ancaman ke tindakan langsung tetap menjadi isu penting,” katanya.

Kelompok tersebut menembakkan rudal ke Arab Saudi pekan lalu setelah menuduh kerajaan itu membom bandara yang berada di bawah kendali mereka, sehingga mengakhiri gencatan senjata selama empat tahun dalam konflik antara kerajaan dan kelompok yang bersekutu dengan Iran tersebut.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.