Tue,21 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. MUI Gelar Kongres Umat Islam di Jakarta, Bahas Ketahanan Pangan Hingga Tambang Ormas

MUI Gelar Kongres Umat Islam di Jakarta, Bahas Ketahanan Pangan Hingga Tambang Ormas

mui-gelar-kongres-umat-islam-di-jakarta,-bahas-ketahanan-pangan-hingga-tambang-ormas
MUI Gelar Kongres Umat Islam di Jakarta, Bahas Ketahanan Pangan Hingga Tambang Ormas
service

Jakarta, Arina.id—Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, pada 24-26 Juli 2026. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan membuka kongres tersebut pada Jumat (24/7/2026), sedangkan penutupan akan dilakukan Ketua MPR Ahmad Muzani bertepatan dengan puncak Milad ke-51 MUI pada Minggu (26/7/2026).

“Kongres akan dimulai pada hari Jumat pukul 16.00 WIB. Insyaallah dijadwalkan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Haji Prabowo Subianto di Hotel Bidakara,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI Amirsyah Tambunan dalam jumpa pers di Kantor MUI, Jakarta, Selasa 21 Juli 2026.

Sejumlah isu akan dibahas dalam forum yang dihadiri 87 organisasi masyarakat Islam di antaranya Kondisi pangan, tambang ormas, dan kedaulatan ekonomi hingga geopolitik.

Wakil Ketua Umum MUI Marsudi Syuhud mengatakan agenda ekonomi dan pengelolaan sumber daya alam menjadi porsi penting yang akan dikaji oleh para ulama bersama pemangku kebijakan.

“Kondisi pangan dan kedaulatan ekonomi kita akan dikritisi oleh para kiai, tokoh, dan akademisi, guna memastikan kebijakan pembangunan berorientasi pada kemakmuran rakyat,” kata Marsudi.

Marsudi menuturkan forum tersebut akan menelaah secara kritis realitas ketahanan pangan nasional, termasuk ketergantungan pada impor komoditas pangan di tengah predikat Indonesia sebagai negara agraris.

Selain sektor pangan, lanjutnya, kongres juga menjadwalkan pembahasan khusus mengenai tata kelola energi dan sumber daya mineral, khususnya dampak lingkungan yang ditimbulkan dari aktivitas eksplorasi pertambangan.

Marsudi menekankan setiap aktivitas pembangunan harus memperhitungkan keseimbangan antara nilai manfaat (maslahat) dan potensi kerusakan (mudharat) lingkungan yang ditimbulkan bagi masyarakat luas, dalam hal ini termasuk juga aktivitas ekstraktif.

Adapun KUII ke-8 ini akan membahas pertambangan untuk organisasi keagamaan yang diagendakan dihadiri oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadahlia.

“Setiap pembangunan di satu titik pasti ada dampak di titik lain. Pertimbangannya adalah apakah nilai manfaatnya lebih besar daripada dampaknya, itu yang nanti dikaji secara mendalam,” tegasnya.

Selain itu, Kongres akan memperlihatkan sikap organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam terkait pengelolaan tambang. Sebab, menurut dia, ada ormas yang menginginkan izin usaha pertambangan, sementara sebagian lainnya menolak.

“Ada Pak Bahlil (Menteri ESDM) di sidang pleno XI (temanya) ketahanan energi dan tata kelola dan sumber daya mineral yang mengabdi kepada kemakmuran rakyat,” ucap Marsudi.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.