Mon,4 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Bagaimana Seharusnya Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau? [2]

Bagaimana Seharusnya Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau? [2]

bagaimana-seharusnya-atasi-kebakaran-hutan-dan-lahan-di-riau?-[2]
Bagaimana Seharusnya Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau? [2]
service

  Kebakaran hutan dan lahan mulai terjadi di Riau sejak bulan lalu dan terus meluas ke berbagai kabupaten. Hadapi karhutla selama ini lebih dominan ke penanganan setelah terjadi, minim mitigasi atau pencegahan. Dalam tulisan Mongabay, sebelumnya menyebutkan, Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau mencatat,  hingga 26 Februari, karhutla menghanguskan kawasan seluas 1.041,74 hektar di 11 kabupaten dan kota di Riau. Erzansyah, Manager Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Bengkalis  mengatakan, banyak faktor yang mempengaruhi karhutla pada 2026. Dia mengakui luasan karhutla di Kabupaten Bengkalis dalam satu bulan sudah lebih luas dibandingkan luasan dalam satu tahun di 2025. “Faktor ekologi, mulai dari meteorologis dan hidrologis hingga antropogenik, ini tidak bisa dipisahkan dan jadi penyebab karhutla terjadi,” katanya. Dari sisi meteorologis, katanya, kondisi musim kemarau, hari tanpa hujan hingga kecepatan angin pada Januari-Februari lalu turut mempercepat karhutla. “Di Bengkalis itu sudah lebih 21 hari tanpa hujan, mungkin ada hampir 30 hari ya. Belum lagi di Februari itu kecepatan anginnya antara 16-21 km per jam dan karena kemarau, kelembaban udara juga turun hingga 6%,” jelas Erzan mengutip dari BMKG.  Kondisi meteorologis, tambah kondisi hidrologis gambut Pulau Bengkalis yang buruk, kekeringan, pembukaan kanal, hingga tinggi muka air gambut yang tak terjaga mempercepat penyebaran api. Erzan mengamini,  penurunan muka tanah dan air di gambut pada Februari sudah lebih 40 cm. Tentunya ini membuat gambut rentan dan mengakibatkan kekeringan gambut. “Jadi,  sudah masuk ke kondisi critical dry (sangat kering), ini potensi kebakarannya sudah sangat tinggi sekali.”  Proses hukum Walau faktor alam, baik…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.