Mon,4 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Begini Berbagai Modus Jual Beli Satwa Ilegal secara Online

Begini Berbagai Modus Jual Beli Satwa Ilegal secara Online

begini-berbagai-modus-jual-beli-satwa-ilegal-secara-online
Begini Berbagai Modus Jual Beli Satwa Ilegal secara Online
service

Satwa liar terus jadi target perdagangan baik di pasar konvensional, maupun di platform digital, seperti media sosial Facebook dan pasar daring. Investigasi Mongabay dan Bellingcat menemukan sejumlah trik dan modus para pelaku melancarkan aksinya, meski platform digital melarang aktivitas jual-beli satwa liar. Bagaimana modus mereka beraksi? Dalam investigasi Mongabay dan Belingcat, para pelaku memanfaatkan grup Facebook sebagai sarana jual-beli satwa liar ilegal. Nama grup disamarkan dengan sebutan ‘adopsi hewan peliharaan’  yang disertai nama daerah. Bellingcat menelusuri sedikitnya sembilan grup yang total anggota lebih 70.000 orang, dengan pelbagai nama, antara lain, Adopsi Musang Depok; Rumah Adopsi Musang Bogor & sekitarnya; Adopsi Musang Depok Citayam dan sekitarnya. Ada juga grup bernama “Forum Jual Beli Hewan Bogor Barat,” salah satu anggota memposting iklan penjualan seekor rangkong badak yang berstatus rentan. Di grup itu lebih dari 200 posting iklan hanya dalam seminggu. Sebanyak 18 iklan menawarkan spesies berstatus rentan, seperti dua bayi owa Jawa dan berang-berang. Grup lain juga memperjualbelikan beragam spesies dilindungi, seperti bubut jawa, celepuk jawa, lutung jawa, binturong, dan rangkong kalung. Aktivitas ilegal ini berlangsung bertahun-tahun. Tiga dari sembilan grup sudah aktif di Facebook,  selama lima tahun. Empat grup lain aktif selama 12 bulan lebih, dua yang lain mulai 2025. Tangkapan layar iklan anak rangkong badak, spesies yang dilindungi dan berstatus rentan, diposting di Facebook pada 11 Juli 2025. Foto: Bellingcat. Gunakan kode Anggota grup menggunakan kode dalam bertransaksi secara online. Praktik ini untuk menghindari pemblokiran grup oleh Meta yang telah melarang perdagangan hewan di semua platformnya. Kode alfanumerik dipakai untuk…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.