Ringkasan:
-
Babak-babak dongeng yang belum terbaca terungkap ketika para wanita Amerika dengan jujur mendiskusikan perjuangan dalam pernikahan dan titik baliknya.
-
Keheningan, kesepian, beban mental, keterpisahan, tekanan finansial, kehilangan diri sendiri, siklus kebencian, pencarian bantuan, dan titik balik terungkap.
-
Kisah-kisah yang sedang tren tentang pernikahan di Amerika memicu wacana budaya yang sangat dibutuhkan, memberdayakan perempuan untuk secara terbuka mengatasi realitas dan perjuangan dalam hubungan.
Atau ada orang yang tidak menjelaskan kepada Anda apa yang dilakukan padanya ketika fotografer pernikahan datang untuk memberikan tas dan kopernya. Bunga-bunga layu, dan gaunnya penuh sesak, dan kehidupan nyata dengan segala keterlibatan orgiastiknya dalam kehidupan pernikahan dimulai dalam suasana hati yang luar biasa. Para wanita Amerika juga telah online, meninggalkan kehidupan pribadi pernikahan mereka dengan keterusterangan dan humor mereka yang membuat suasana menjadi dingin. Ini bukanlah keluhan. Ini adalah bab paling umum yang dongengnya jelas tidak boleh dibaca oleh siapa pun.
Keheningan
Masalah diam dalam berekspresi dalam kehidupan pernikahan hanyalah hal yang biasa dan sangat rahasia. Tidak ada argumen yang dramatis. Hanya dengan jutaan momen yang dibicarakan, diabaikan, atau tidak pernah didengarkan secara subyektif. Hal ini dilakukan lebih cepat daripada yang dipikirkan dan diucapkan seseorang, dibandingkan dengan kemampuan seseorang untuk berpikir.
Kesepian
Sensasi kesepian dalam pernikahan ini benar-benar membingungkan, karena individu yang seharusnya memperbaiki pernikahan justru duduk di sisi sofa yang sama dan menonton program yang sama. Jarak emosional antara dua orang yang tinggal di rumah yang sama adalah salah satu pengalaman pernikahan yang paling umum dan paling jarang didiskusikan yang akhirnya didiskusikan oleh wanita Amerika secara terus terang dan langsung.
Beban Mental
Anak perempuan mengurus rumah sepanjang tahun, mencatat tanggal sekolah, hadiah ulang tahun, acara sosial, dan kehilangan barang. Pada saat yang sama, mitra kami gagal menemukan barang-barang tersebut dalam waktu dekat, seperti dalam kasus saus tomat. Sudah saatnya kita mulai melepaskan beban dari kepala kita.
Tumbuh Terpisah
Manusia memang berubah seiring bertambahnya usia dan menikah, dan belum tentu terjadi dalam arah dan kecepatan yang sama. Peristiwa yang sedikit mengejutkan, seperti yang dibicarakan oleh sebagian besar wanita, adalah kenyataan bahwa setelah duduk di meja makan, pihak lain, yang menghadapnya, telah menjadi seseorang yang dia kenal lagi, di dasar ruang bawah tanah.
Stres Finansial
Topik yang lebih terbuka dibicarakan oleh pasangan suami istri adalah uang, yang lebih banyak dibicarakan dengan kenyataan bahwa hal itu tidak bisa dihindari dan lebih rumit dari yang seharusnya. Kebiasaan belanja yang tidak setara, perselisihan finansial, dan kontribusi yang tidak setara menciptakan semacam ketegangan yang perlahan-lahan menumpuk dan mengguncang seluruh pernikahan yang tampaknya utuh dan harmonis.
Kehilangan Diri Sendiri
Itu terjadi di antara hari pernikahan dan ulang tahun kesepuluh ketika seorang wanita terdiam, mengakui hasratnya sendiri, persahabatannya sendiri, dan impiannya sendiri yang sedikit terhanyut demi kepentingan membangun kehidupan bersama dengan pasangannya. Tidak ada yang mengumumkannya secara dramatis. Itu terjadi begitu saja seiring berjalannya waktu, dan kemudian secara tiba-tiba, jika dipikir-pikir, sebagai peristiwa yang tidak terduga.
Siklus Kebencian
Frustrasi merupakan hal yang berbahaya, tidak terselesaikan, meskipun hanya masalah kecil. Dimulai dari kasus yang sederhana, namun lama kelamaan menjadi kasus yang serius. Ada percakapan tak terucap dan emosi tak terungkap yang menyebabkan penumpukan ini, dan oleh karena itu, hal ini menghasilkan kepahitan – sebuah hutang emosional yang tak seorang pun bersedia menanggungnya.
Mencari Bantuan
Wanita Amerika tidak lagi tertutup dalam menulis tentang terapi pasangan, konseling pribadi, dan retret pernikahan tanpa stigma yang sering melekat pada topik tersebut. Mengambil bantuan tidak akan mencerminkan masalah dalam hubungan, namun keputusan yang penuh perhatian dan masuk akal dari pihak yang sudah menikah.
Titik Balik
Perempuan tidak hanya memiliki kisah perjuangan namun juga kisah titik balik yang inspiratif. Pengungkapan emosi atau sesi konseling yang intensif dapat mengarah pada keintiman. Dalam situasi yang lemah, kami memahami bahwa kami perlu memperbaiki apa yang ada di antara kami, dan kami perlu membangun hubungan dan kehangatan.
Mengapa Itu Penting
Kisah-kisah ini menjadi tren karena mengarah pada perdebatan yang sangat ditunggu-tunggu tentang pernikahan di Amerika. Para wanita merasa lega jika bisa berterus terang tentang realitas pernikahan, dan hal ini telah memungkinkan jutaan wanita untuk menutup mulut mereka sambil menghela nafas lega. Kesadaran serupa inilah yang menjadi makna wacana budaya yang sebenarnya.




Comments are closed.