Mon,25 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. Charger 1.500 kW BYD Ubah Peta Persaingan EV, Apa yang Spesial?

Charger 1.500 kW BYD Ubah Peta Persaingan EV, Apa yang Spesial?

charger-1.500-kw-byd-ubah-peta-persaingan-ev,-apa-yang-spesial?
Charger 1.500 kW BYD Ubah Peta Persaingan EV, Apa yang Spesial?
service

KABARBURSA.COM — Persaingan industri kendaraan listrik (EV) mulai memasuki babak baru. BYD terlihat melakukan pengujian internal jaringan pengisian cepat atau flash charging berdaya hingga 1.500 kilowatt (kW) di Shenzhen, Tiongkok.

Pengujian ini disebut-sebut sebagai pergeseran kompetisi EV dari sekadar kendaraan menuju infrastruktur energi berdaya besar.

Selama ini, persaingan di industri kendaraan listrik banyak berfokus pada harga kendaraan, jarak tempuh baterai, dan kapasitas produksi. Namun kemunculan teknologi pengisian daya megawatt menandai tahap baru kompetisi, di mana perusahaan otomotif juga berlomba membangun jaringan pengisian berkapasitas sangat tinggi.

Pengujian internal tersebut dilakukan di area dekat kantor pusat BYD di Shenzhen. Para peserta yang hadir di lokasi membagikan gambar stasiun demonstrasi yang menggunakan kabinet daya tinggi generasi terbaru.

Tata letak fasilitas tersebut menyerupai area pengisian bahan bakar konvensional. Lokasi pengujian dilengkapi alat pengisian daya berpendingin cairan dan struktur gantry berbentuk T yang menopang perangkat pengisian.

Gambar pelat nama yang sebelumnya bocor dan dipublikasikan oleh CarNewsChina menunjukkan bahwa perangkat tersebut memiliki peringkat output puncak hingga 1.500 kW dan kemampuan arus hingga 1.500 ampere. Sistem ini dibangun dengan arsitektur listrik 1.000 volt.

Selama sesi pengujian terbaru, akses pengisian daya dilaporkan terbatas pada kendaraan yang memiliki lencana belakang “Flash Charge”. Beberapa model yang terlihat menggunakan fasilitas tersebut antara lain BYD Tang 9, Song Ultra, Seal 07, Denza Z9 GT, serta seri FCB Tai yang akan datang.

Pengisi daya tersebut dilaporkan hanya dapat digunakan oleh kendaraan yang mampu menerima daya input lebih dari 1.000 kW. Proses pengisian juga secara otomatis dihentikan ketika tingkat pengisian baterai mencapai 97 persen.

Tangkapan layar dari pengguna awal menunjukkan bahwa aplikasi Flash Charging sudah tersedia di perangkat Android. Antarmuka aplikasi tersebut memungkinkan pengguna mencari stasiun pengisian terdekat serta mengaktifkan pengisian daya secara otomatis hanya dengan mencolokkan kabel.

Setelah kabel terhubung, pengisian daya dilaporkan dapat dimulai dalam waktu sekitar 10 detik tanpa perlu memindai kode QR. Tangkapan layar yang beredar juga memperlihatkan integrasi dengan Sesame Credit.

Di lokasi demonstrasi, harga pengisian daya ditampilkan sebesar 1,3 yuan per kWh, yang terdiri dari 1,0 yuan untuk listrik dan 0,3 yuan sebagai biaya layanan. Tarif tersebut setara dengan sekitar 0,18 dolar AS per kWh.

Pembeli kendaraan yang kompatibel dengan sistem flash charging dilaporkan berhak memperoleh 1.000 kWh listrik gratis setiap tahun, meskipun dokumentasi kebijakan resmi terkait program tersebut belum dipublikasikan.

Sebagai perbandingan, laporan media Tiongkok menyebutkan bahwa Supercharger V4 milik Tesla yang digunakan di Tiongkok mendukung daya puncak hingga 500 kW untuk kendaraan penumpang. Sementara itu, sebagian besar pengisi daya cepat DC publik di negara tersebut saat ini berada pada kisaran 250 kW hingga 600 kW.

Perangkat keras dengan kapasitas 1.360 kW hingga 1.500 kW yang disebutkan dalam bocoran tersebut berarti sekitar tiga kali lipat dari daya puncak Tesla saat ini sebesar 500 kW, serta lebih dari dua kali lipat batas atas pengisian daya publik yang umum digunakan sebesar 600 kW.

Laporan sebelumnya juga menyebutkan bahwa BYD berpotensi menargetkan pembangunan lebih dari 4.000 stasiun pengisian cepat yang dikelola sendiri di seluruh Tiongkok. Jaringan kerja sama yang lebih luas bahkan disebut bisa melampaui 15.000 lokasi, termasuk dengan mitra seperti XiaoJu Charging.

Meski demikian, hingga kini belum ada jadwal resmi untuk peluncuran jaringan tersebut secara nasional.

Saat ini proyek tersebut masih berada pada tahap pengujian internal. Data operasional yang terverifikasi, termasuk kurva daya puncak berkelanjutan, data pemulihan jarak tempuh dalam lima menit, serta jadwal peluncuran skala besar, diperkirakan akan diungkapkan dalam acara peluncuran mendatang.(*)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.