Thu,30 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Ciri-Ciri Ibu Hamil Berisiko Tinggi yang Perlu Diwaspadai Sejak Dini

Ciri-Ciri Ibu Hamil Berisiko Tinggi yang Perlu Diwaspadai Sejak Dini

ciri-ciri-ibu-hamil-berisiko-tinggi-yang-perlu-diwaspadai-sejak-dini
Ciri-Ciri Ibu Hamil Berisiko Tinggi yang Perlu Diwaspadai Sejak Dini
service

Mubadalah.id – Bila memiliki salah satu problem — atau lebih — yang dipaparkan di bawah ini, berarti proses kehamilan dan kelahiran bayi kelak berisiko tinggi. Usahakan merencanakan kelahiran di puskesmas atau rumah sakit agar memperoleh bantuan tenaga terlatih. Bila mungkin, lakukan perawatan prakelahiran. Inilah ciri-ciri ibu hamil berisiko tinggi:

Pertama, pengidap anemia. Anemia atau kurang sel-sel darah merah menyebabkan ibu hamil berisiko mengalami perdarahan berlebihan saat melahirkan, jatuh sakit dan lemah sesudah melahirkan. Bahkan bisa berakhir dengan kematian.

Kedua, mengidap penyakit gula (diabetes). Selain mengancam ibu, diabetes bisa mengancam bayi. Bayi bisa meninggal dalam kandungan, atau kadang tumbuh sampai begitu besar sehingga terjepit di pinggul dan tidak bisa keluar tanpa bantuan alat-alat medis khusus.

Ketiga, pengidap tekanan darah tinggi. Ibu hamil yang menderita tekanan darah tinggi sering mengalami sakit kepala berat, kejang-kejang, dan bisa meninggal.

Ibu yang Tidak Muda Lagi

Keempat, ibu-ibu yang sudah tidak muda lagi. Khususnya bila sudah melewati usia muda dan sebelum kehamilan ini sudah sering melahirkan, ada risiko persalinan yang sangat sulit serta perdarahan parah sehabis melahirkan.

Kelima, remaja hamil di bawah usia 17. Toksemia yang menyebabkan kejang, proses persalinan yang lama dan sulit, bayi lahir prematur atau sebelum waktunya, adalah risiko-risiko utama remaja di bawah usia 17 yang hamil. Semua risiko itu dapat berakibat pada kerusakan kandung kemih, vagina, dan rahim.

Keenam, ibu-ibu yang dahulu pernah mengalami kesulitan dalam kehamilan sebelumnya. Jika pernah hamil dan melahirkan sebelumnya, dan pada waktu itu Anda mengalami kejang, perdarahan yang parah, bayi lahir prematur, bayi lahir terlalu kecil, bayi meninggal dalam kandungan, atau bayi lahir lewat operasi Caesar atau dengan bantuan alat-alat medis, maka Anda lebih rentan terhadap risiko-risiko serupa pada kehamilan dan kelahiran berikutnya.

Ketujuh, ibu-ibu yang cacat. Bila Anda cacat, khususnya lumpuh atau sulit berjalan tanpa bantuan, kemungkinan proses kehamilan dan kelahiran bayi nanti sulit. []

*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 97.

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.