Tue,21 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. COIN Tahan Realisasi Dana IPO Rp220,58 Miliar, ini Pertimbangannya

COIN Tahan Realisasi Dana IPO Rp220,58 Miliar, ini Pertimbangannya

coin-tahan-realisasi-dana-ipo-rp220,58-miliar,-ini-pertimbangannya
COIN Tahan Realisasi Dana IPO Rp220,58 Miliar, ini Pertimbangannya
service

KABARBURSA.COM – PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) belum merealisasikan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) senilai Rp220,58 miliar yang dihimpun pada Juli 2025. 

Perseroan memilih menempatkan dana tersebut sementara di instrumen perbankan yang aman, seperti deposito dan giro, sembari menunggu momentum pasar yang dinilai paling tepat.

Keputusan tersebut disampaikan Direktur Utama Indokripto Koin Semesta, Ade Wahyu, yang menyebutkan bahwa COIN mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan dana IPO. 

“Kondisi fundamental dan likuiditas dua anak usaha utama Perseroan saat ini masih berada dalam posisi solid, sehingga belum mendesak untuk dilakukan injeksi modal,” ujar Ade dalam keterangan resmi, Rabu, 21 Januari 2026. 

Dana IPO COIN sebelumnya dialokasikan untuk memperkuat modal belanja dua entitas anak, yakni Bursa Aset Kripto PT Central Finansial X (CFX) sebesar Rp175,99 miliar atau sekitar 85 persen dari total dana, serta Lembaga Kustodian PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) sebesar Rp31,05 miliar atau sekitar 15 persen. Namun hingga Januari 2026, realisasi penggunaan dana tersebut belum dilakukan.

Ade menjelaskan bahwa baik CFX maupun ICC masih memiliki posisi keuangan dan likuiditas internal yang memadai untuk menjalankan operasional dan rencana bisnis jangka pendek. CFX dan ICC juga merupakan bursa serta kustodian aset kripto pertama yang telah mengantongi izin dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kami mengamati terlebih dahulu situasi dan perkembangan pasar aset kripto yang dinamis sebelum menggunakan dana IPO,” ungkap Ade.

Ia menambahkan, fleksibilitas ini memungkinkan COIN meninjau ulang waktu penyaluran dana agar lebih tepat sasaran.

Dari perspektif pasar modal, langkah menahan realisasi dana IPO ini mencerminkan pendekatan konservatif manajemen dalam menjaga efisiensi penggunaan dana dan mitigasi risiko di tengah volatilitas industri kripto. 

Penempatan dana di instrumen perbankan dinilai menjaga likuiditas Perseroan sekaligus menekan risiko penurunan nilai sebelum dana tersebut benar-benar dibutuhkan untuk ekspansi.

Manajemen COIN menegaskan bahwa keputusan tersebut bersifat sementara. Perseroan berkomitmen untuk terus memantau perkembangan industri dan kondisi pasar secara berkelanjutan, termasuk dinamika regulasi dan aktivitas perdagangan aset kripto di dalam negeri.

Ke depan, realisasi dana IPO akan dilakukan pada momentum yang dinilai paling optimal untuk mendukung pengembangan bisnis CFX dan ICC, serta memberikan nilai tambah yang terukur bagi pemegang saham. 

Perseroan menargetkan penggunaan dana IPO dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap penguatan ekosistem aset kripto nasional yang berada dalam kerangka regulasi resmi.

Saham COIN Terkoreksi Hari ini

Dari lantai bursa, saham COIN ditutup melemah pada perdagangan sesi I Rabu, 21 Januari 2026, seiring perhatian pasar tertuju pada keputusan Perseroan menahan realisasi dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) senilai Rp220,58 miliar. 

Harga COIN berada di level 2.890, turun 80 poin atau 2,69 persen dari penutupan sebelumnya.

Tekanan jual terjadi di tengah aktivitas transaksi yang relatif aktif. Volume perdagangan mencapai sekitar 13,32 juta saham dengan nilai transaksi sekitar Rp39,2 miliar dan rata-rata harga di kisaran 2.940. 

Sepanjang sesi, saham COIN sempat bergerak di rentang 2.850 hingga 3.030 sebelum kembali melemah ke area bawah. (*)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.