Thu,10 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Dari Jejak Tambang Illegal hingga Upaya Warga Lestarikan Hutan

Dari Jejak Tambang Illegal hingga Upaya Warga Lestarikan Hutan

dari-jejak-tambang-illegal-hingga-upaya-warga-lestarikan-hutan
Dari Jejak Tambang Illegal hingga Upaya Warga Lestarikan Hutan
service

Yuk, segera ikuti WhatsApp Channel Mongabay Indonesia dan dapatkan artikel terbaru setiap harinya. Di balik kejadian alam, kerusakan lingkungan, hingga kerugian negara ada cerita masyarakat yang seringkali tak pernah muncul. Ada kerusakan lingkungan, ekonomi dan budaya yang tak pernah dihitung dalam angka oleh pemerintah. Pembangunan ekonomi menjadi salah satu tolak ukur yang seringkali hanya ilusi bagi masyarakat di sekitarnya. Sementara itu, masyarakat dan alam terus berupaya melakukan adaptasi. Dalam kurun waktu terakhir, terdapat berbagai dinamika yang menunjukkan persoalan lingkungan yang semakin kompleks. Dari Pulau Jawa, Sulawesi hingga Nusa Tenggara Timur, ada cerita inspiratif hingga jejak gelap yang berkaitan dengan masa depan lingkungan hidup kita. Alam yang semakin sulit diprediksi berjalan bersamaan dengan aktivitas manusia yang meninggalkan dampak buruk bagi lingkungan. Dari jejak tambang emas ilegal yang menyeret kerugian negara dan pencemaran merkuri, kehidupan nelayan kepiting di mangrove bangkalan, kemandirian energi warga Desa Banasu melalui mikro hidro hingga peluang ekonomi bambu di Flores. Kisah ini akan menggambarkan bagaimana manusia berinteraksi dengan lingkungannya. Ada yang sebagai perusak demi kepentingan sesaat, ada pula yang menjadi penjaga kelestarian alam untuk jangka panjang. Mari simak lebih lanjut kisahnya lewat artikel pilihan bulan ini dalam Mongabay Snaps! 1. Jejak panjang kerugian negara akibat tambang emas ilegal Deretan ponton yang beroperasi di sungai di kawasan Geopark Silokek sebelum hanyut. Foto: Novia Harlina/Mongabay Indonesia. Praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terus marak terjadi di Indonesia. Data PPATK menunjukkan nilai transaksi mencurigakan yang mencapai angka Rp1.000 triliun dalam dua tahun terakhir. Sayangnya, pemerintah tidak tegas dalam penanganan kasus ini.…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.