Beijing (ANTARA) – Delapan warga negara Rusia dilaporkan hilang di zona bencana di perbatasan China-Nepal, demikian disampaikan Kedutaan Besar Rusia di China pada Sabtu.
“Hingga 29 Agustus malam, delapan warga Rusia tercatat hilang di zona bencana di perbatasan China-Nepal. Perwakilan diplomatik belum mendapatkan informasi mengenai keberadaan mereka,” ungkap kedutaan besar tersebut dalam sebuah pernyataan resmi.
Otoritas China telah mengatur evakuasi warga negara asing dari Daerah Otonom Tibet menuju Nepal melalui pos pemeriksaan di Kota Zhangmu.
Dilaporkan bahwa tiga warga negara Rusia melintasi perbatasan China-Nepal melalui pos pemeriksaan ini pada Sabtu, menurut pernyataan tersebut.
Banjir bandang melanda wilayah utara Nepal pada 26 Agustus pagi setelah aliran air yang deras dari sisi China menerjang Sungai Bhote Koshi. Banjir yang deras tersebut merupakan dampak dari tanah longsor yang terjadi sebelumnya.
Berdasarkan data terkini, 626 orang tewas akibat bencana tersebut, dan lebih dari 2.000 orang dinyatakan hilang.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: China ingatkan bencana lanjutan pasca banjir di perbatasan Nepal
Baca juga: Nepal selamatkan 121 turis asing dari bencana banjir
Baca juga: Ancaman danau jebol, China tangguhkan operasi penyelamatan Gyirong
Penerjemah: M Razi Rahman
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.