Tue,5 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Digitalisasi Al-Qur’an Jadi Cara Efektif Menjangkau Gen Z

Digitalisasi Al-Qur’an Jadi Cara Efektif Menjangkau Gen Z

digitalisasi-al-qur’an-jadi-cara-efektif-menjangkau-gen-z
Digitalisasi Al-Qur’an Jadi Cara Efektif Menjangkau Gen Z
service

Surabaya, NU Online

Dosen Teknologi Pendidikan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Abdullah Hamid (Gus Hamid) menyoroti pentingnya digitalisasi Al-Qur’an sebagai cara efektif menjangkau Generasi Z. Hal ini berkaitan dengan pola hidup Gen Z yang hampir tidak terlepas dari penggunaan gawai dalam kesehariannya.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi dapat menjadi sarana strategis untuk mendekatkan generasi muda dengan Al-Qur’an.

“Gen Z itu hampir 24 jam bersama HP. Maka solusi paling kongkrit untuk menarik minat mereka adalah menginstal aplikasi Al-Qur’an di ponsel. Jadi, kapan pun jika ingin murajaah atau membaca, Al-Qur’an sudah tersedia di genggaman,” ujarnya sebagaimana dikutip NU Online Jatim.

Gus Hamid memperkenalkan pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Salah satunya aplikasi bernama Tartil yang dirancang untuk membantu proses menghafal Al-Qur’an, sehingga lebih mudah diakses oleh para penggunanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan pentingnya memperbanyak membaca Al-Qur’an, terutama pada Ramadhan. Ia mengaitkannya dengan keutamaan Lailatul Qadar yang memiliki nilai pahala sangat besar bagi umat Islam.

Menurutnya, dengan rata-rata usia umat Nabi Muhammad sekitar 63 tahun, Allah menganugerahkan Lailatul Qadar sebagai kesempatan istimewa untuk meraih pahala setara dengan ibadah selama seribu bulan, sebagaimana disebutkan dalam Surat Al-Qadar.

“Waktu turunnya Lailatul Qadar sengaja dirahasiakan. Tujuannya agar umat Islam tetap konsisten dan bersemangat dalam beribadah sepanjang bulan Ramadhan, bukan hanya pada malam-malam tertentu saja,” terang Pendiri Dunia Santri Community itu.

Baca selengkapnya di sini

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.