Fri,14 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Dirjen Bina PHU Kemenhaj Tegaskan Lulusan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Miliki Peran dalam Ekosistem Haji dan Umrah

Dirjen Bina PHU Kemenhaj Tegaskan Lulusan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Miliki Peran dalam Ekosistem Haji dan Umrah

dirjen-bina-phu-kemenhaj-tegaskan-lulusan-fakultas-dakwah-dan-komunikasi-miliki-peran-dalam-ekosistem-haji-dan-umrah
Dirjen Bina PHU Kemenhaj Tegaskan Lulusan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Miliki Peran dalam Ekosistem Haji dan Umrah
service

Arina.id-Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia, Puji Raharjo, menegaskan lulusan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) memiliki posisi strategis dalam ekosistem penyelenggaraan haji dan umrah nasional yang terus bertransformasi. 

Puji menjelaskan, Kemenhaj dibentuk untuk menghadirkan tata kelola penyelenggaraan haji dan umrah yang profesional, aman, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan jemaah. Tugas kementerian, ia melanjutkan, tidak sekadar memberangkatkan jemaah ke Tanah Suci, melainkan membangun keseluruhan ekosistem pelayanan, mulai dari edukasi, pembinaan, perlindungan, penyelenggaraan, pengawasan, hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM).

“Ekosistem haji dan umrah melibatkan berbagai pihak, antara lain pemerintah, perguruan tinggi, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), organisasi masyarakat, rumah sakit, lembaga keuangan syariah, industri digital, media, maskapai, perhotelan, katering, dan logistik,” katanya dalam kegiatan Pembekalan Calon Wisudawan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dengan tema “Membangun Karier dan Pengabdian dalam Ekosistem Penyelenggaraan Haji dan Umrah”, Rabu 12 Agustus 2026.

“Setiap tahun jutaan orang bergerak dalam ekosistem haji dan umrah dunia, dan sebagai negara pengirim jemaah terbesar, Indonesia membutuhkan SDM yang memiliki kemampuan multidisiplin,” katanya menegaskan.

Lebih lanjut Puji menjelaskan, peluang karier tidak hanya berada di birokrasi pemerintahan, tetapi juga pada sektor pelayanan, pemberdayaan masyarakat, teknologi, komunikasi, kesehatan sosial, pendidikan, penelitian, hingga kewirausahaan. Ia memproyeksikan bahwa penyelenggaraan haji ke depan akan semakin digital, berbasis data, ramah lanjut usia (lansia), ramah disabilitas, dan mengedepankan pelayanan yang berpusat pada kebutuhan jemaah.

Dirjen menekankan sejumlah karakter dan kompetensi utama yang perlu dimiliki lulusan agar dapat berkontribusi secara optimal, yaitu integritas dan akhlak, kemampuan bekerja dalam tim lintas profesi, penguasaan teknologi digital dan artificial intelligence, kemampuan komunikasi yang baik, penguasaan bahasa Arab dan bahasa Inggris, kemampuan analisis data dan pemecahan masalah, sikap adaptif dan siap kerja lapangan, serta semangat belajar sepanjang hayat.

Di akhir paparan, Dirjen menyampaikan sejumlah pesan bagi calon wisudawan setelah memperoleh ijazah, di antaranya menyusun peta karier lima hingga sepuluh tahun ke depan, meningkatkan kompetensi melalui sertifikasi profesi, memperkuat kemampuan digital serta analisis data, membangun jejaring profesional sejak dini, aktif dalam organisasi profesi dan komunitas keilmuan, memperbanyak pengalaman lapangan melalui magang, kerja relawan, dan proyek sosial, serta membangun portofolio karya tanpa hanya mengandalkan indeks prestasi kumulatif (IPK).

“Ekosistem haji dan umrah sedang bertumbuh dan terus bertransformasi. Yang dibutuhkan bukan sekadar lulusan yang memiliki ijazah, tetapi insan profesional yang memiliki kompetensi, karakter, kepedulian, kemampuan berkolaborasi, dan keberanian menghadirkan inovasi,” katanya.

Ia mengajak para calon wisudawan untuk menjadikan setiap pekerjaan sebagai bentuk pelayanan kepada umat dan ibadah kepada Allah SWT, serta menjadi bagian dari generasi yang membangun pelayanan haji dan umrah Indonesia menjadi yang terbaik di dunia.
 

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.