Thu,30 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. DPR Desak Pemerintah Segera Cairkan Dana Bagi Hasil, Bantu Daerah Bayar Gaji PPPK

DPR Desak Pemerintah Segera Cairkan Dana Bagi Hasil, Bantu Daerah Bayar Gaji PPPK

dpr-desak-pemerintah-segera-cairkan-dana-bagi-hasil,-bantu-daerah-bayar-gaji-pppk
DPR Desak Pemerintah Segera Cairkan Dana Bagi Hasil, Bantu Daerah Bayar Gaji PPPK
service

Jakarta, NU Online 

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mendesak pemerintah pusat untuk segera mencairkan dana bagi hasil (DBH) yang masih kurang bayar kepada pemerintah daerah. Langkah ini dinilai mendesak untuk membantu daerah yang kesulitan membayar gaji pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Isu keterbatasan fiskal daerah mengemuka dalam rapat bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), serta sejumlah kepala daerah.

Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda menyampaikan bahwa banyak pemerintah daerah sudah menempuh langkah efisiensi anggaran, tetapi upaya tersebut dinilai belum cukup untuk mengatasi tekanan fiskal yang mereka hadapi.

“Kami mencoba mencari formulasi yang tepat untuk bisa mengatasi hal itu semua, salah satunya adalah kita berupaya mendorong pemerintah untuk bisa segera menyalurkan dana bagi hasil yang kurang bayar,” kata Rifqi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Rifqi menjelaskan bahwa kondisi fiskal yang tertekan itu membuat sejumlah daerah kesulitan membayar gaji aparatur sipil negara (ASN), khususnya PPPK, baik yang berstatus penuh waktu maupun paruh waktu.

Ia menambahkan bahwa DPR sebelumnya telah mendorong pemerintah daerah agar lebih inovatif dalam menggali sumber pendapatan asli daerah (PAD). Namun, langkah kreatif tersebut pun ternyata belum mampu sepenuhnya menutup kesenjangan fiskal yang ada.

“Creative financing telah didorong di berbagai daerah dan menunjukkan hal yang baik. Kendati demikian, memang kita tidak boleh menutup mata ada sebagian daerah yang kendati telah dilakukan semaksimal mungkin efisiensi, mereka mengalami keterbatasan fiskal yang salah satu implikasinya adalah kesulitan mereka untuk membayar gaji ASN, terutama PPPK, baik penuh maupun paruh waktu yang ada di daerah,” kata Rifqi.

Rifqi mengungkapkan bahwa sejumlah daerah bahkan telah memangkas tambahan penghasilan pegawai (TPP) ASN sebagai bagian dari efisiensi anggaran. Karenanya, ia berharap pencairan DBH kurang bayar dapat memperkuat kapasitas APBD sehingga persoalan gaji PPPK bisa segera terselesaikan.

“Tadi Pak Mendagri sudah menyampaikan berapa angkanya. Nanti pemerintah, Pak Mendagri dengan Menteri Keuangan, akan berkoordinasi. Mudah-mudahan itu bisa disalurkan,” kata Rifqi.

Menurutnya, jika dana tersebut cair, masalah kekurangan fiskal di daerah dapat tertutupi melalui suntikan DBH yang selama ini belum dibayarkan.

“Kalau itu bisa disalurkan, bisa di-topup ke APBD masing-masing, mudah-mudahan persoalan yang tadi saya sampaikan bisa diselesaikan,” kata dia.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.