Tue,5 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Dua Dzikir Anjuran Rasulullah Saat Sakit

Dua Dzikir Anjuran Rasulullah Saat Sakit

dua-dzikir-anjuran-rasulullah-saat-sakit
Dua Dzikir Anjuran Rasulullah Saat Sakit
service

Jakarta, NU Online

Sakit menjadi bagian dari kehidupan yang ditemui setiap manusia. Hal tersebut harus diterima sebagian bagian dari ujian dari Allah swt. Selain ikhtiar untuk sembuh sesuai anjuran dokter, manusia juga perlu bertawakal kepada Allah swt dengan senantiasa mengingat-Nya, menyebut asma-Nya. Sebab, dengan kesembuhan itu, manusia dapat beribadah dan bekerja kembali secara maksimal.

“Secara lahir dia harus berobat ke dokter dan mentaati perintahnya. Dan secara batin dia harus mendekatkan diri kepada Allah swt diantaranya melalui dzikir. Karena Allah yang menurunkan dan menyembuhkan segala penyakit,” tulis Ustadz Engkus Kusnandar dalam artikelnya berjudul Ini Dua Dzikir Andalan untuk Orang Sakit yang dikutip NU Online pada Selasa (7/4/2026).

Ia menyampaikan bahwa setidaknya ada dua dzikir yang bisa diamalkan orang sakit dalam rangka senantiasa mengingat dan menyebut asma Allah swt. Pertama, kalimat yang dibacakan Nabi Yunus saat ditelan ikan. Hal demikian sebagaimana dijelaskan Syekh Zainuddin bin Abdul Aziz bin Zainuddin Al-Malibari dalam kitabnya Irsyadul Ibad mengutip hadits Nabi Muhammad saw yang diriwayatkan Al-Hakim.

لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minazzhalimin.

Artinya, “Tiada Tuhan selain Engkau, Allah. Mahasuci Engkau. Sungguh aku termasuk orang-orang yang zalim.”

Berdasarkan hadits yang dimaksud, umat Islam saat sakit dianjurkan untuk berdoa atau munajat kepada Allah swt selalu membaca kalimat yadi atas sebanyak 40 kali.

“Jika orang yang sakit itu meninggal, maka ia akan dapat ganjaran mati sahid. Namun, jika ia sehat maka ia akan mendapatkan ganjaran berupa ampunan atas segala dosa-dosanya,” tulis Ustadz Engkus berdasarkan hadits tersebut.

Selain kalimat dzikir di atas, dalam kitab yang sama, Syekh Zainuddin Al-Malibari menyebut dzikir lain yang dapat diamalkan orang sakit, yaitu membaca surat Al-Ikhlas 100 kali. Hal ini didasarkan pada hadits Rasulullah saw yang diriwayatkan At-Thabrani.

“Barangsiapa membaca surat “Qul huwallaahu Ahad” pada sakit yang membawa kepada kematiannya, niscaya dia tidak akan menghadapi fitnah dalam kuburnya, aman dari himpitan siksa kubur dan pada hari kiamat para Malaikat akan membawanya dengan sayap-sayapnya melalui titian shiratal mustaqim sampai ke dalam surga,” tulisnya menerjemahkan hadits tersebut.

Berdasarkan hadits di atas, ada tiga keutamaan jika seorang muslim saat terbaring sakit membaca surat al-Ikhlas 100 kali lalu meninggal, yakni sebagai berikut. 

  1. Tidak akan menghadapi fitnah dalam kuburnya. Maksudnya, ia akan mendapatkan nikmat kubur dan dijauhkan dari siksa kubur; 
  2. Aman dari himpitan siksa kubur, yakni diluaskan dan diterangi alam kuburnya; dan
  3. Di hari Kiamat malaikat akan membawanya meniti shirath untuk masuk ke dalam surga. Shirath adalah jembatan yang terbentang di atas Jahanam, lebih tajam daripada pedang dan lebih tipis daripada rambut. Orang sakit yang senantiasa membaca surat Al-Ikhlas akan dimudahkan meniti shirath.       

Itulah dua dzikir andalan untuk orang sakit. Daripada mengeluh atau melamun yang tidak ada manfaatnya, lebih baik segera ambil tasbih atau gerakan jari-jemarinya membaca kalimat “Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minazzhalimin” 40 kali dan surat Al-Ikhlas 100 kali,” pungkasnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.