Fri,8 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Health
  3. FSPMKI Desak Sanksi Tegas atas Kematian Dokter Magang

FSPMKI Desak Sanksi Tegas atas Kematian Dokter Magang

fspmki-desak-sanksi-tegas-atas-kematian-dokter-magang
FSPMKI Desak Sanksi Tegas atas Kematian Dokter Magang
service

Federasi Serikat Pekerja Medis dan Kesehatan Indonesia (FSPMKI) menyatakan berduka mendalam dan prihatin atas meningggalnya dokter internship atau magang, Myta Aprilia Azmy, di Rumah Sakit Umum Darah KH Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi.

“Bangsa Indonesia dan FSPMKI berduka sangat mendalam karena putra bangsa yang mengabdikan diri untuk kerja kemanusiaan meninggal dalam tugas,” kata Ketua Umum FSPMKI Roy Tanda Anugrah Sihotang dalam keterangan, Kamis 7 Mei 2026.

Ia menyatakan FSPMKI mendapat laporan pekerja magang menghadapi kondisi kerja memprihatinkan di banyak rumah sakit yang menjadi wahana kerja internship. Menurut Roy Sihotang, dokter magang mendapatkan jam kerja yang melebihi aturan.

Ia juga menemukan dokter magang tidak mendapat cuti dan cuti haid bagi pekerja magang perempuan. Bahkan FSPMKI mendapat laporan pekerja magang dokter internship tidak mendapatkan jasa pelayanan, tempat tinggal, dan transportasi seperti yang dijanjikan.

Lebih mengherankan lagi, kata dia, ada provinsi dengan anggaran besar tidak memberikan jasa pelayanan kepada dokter magang. Perlakuan ini, bagi dia, sangat tidak bisa diterima.

“Kami dengan tegas mendorong Kementerian Kesehatan dan Kementerian Ketenagakerjaan untuk memberikan sanksi tegas kepada wahana internship sebagai pemberi kerja magang,” ujar Roy Sihotang.

FSPMKI mendorong Kemenkes menurunkan level akreditasi rumah sakit nakal dan tidak melaksanakan aturan ketenagakerjaan sesuai standar akreditasi rumah sakit. Federasi juga mendesak agar membekukan kerja sama sebagai wahana internship. Bahkan, membekukan izin operasional rumah sakit yang melakukan pelanggaran berat.

FSPMKI juga mendorong pengawas ketenagakerjaan segera turun untuk memeriksa secara menyeluruh wahana tempat pekerja magang dokter yang meninggal. Jika ditemukan pelanggaran norma ketenagakerjaan, federasi mendorong Kemnaker menindak tegas rumah sakit dan manajemennya.

Roy Sihotang mengatakan kematian dokter internahip saat melakukan kerja tidak boleh lagi terjadi di Indonesia. “Sanksi tegas harus segera diambil sebagai langkah agar ada efek jera,” tutur Roy Sihotang.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.