Sat,13 June 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Gus Luqman: Program Integrasi Sekolah-Madin untuk Kemaslahatan Generasi Masa Depan

Gus Luqman: Program Integrasi Sekolah-Madin untuk Kemaslahatan Generasi Masa Depan

gus-luqman:-program-integrasi-sekolah-madin-untuk-kemaslahatan-generasi-masa-depan
Gus Luqman: Program Integrasi Sekolah-Madin untuk Kemaslahatan Generasi Masa Depan
service

Pacitan, NU Online Jatim

Penasihat Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Jawa Timur KH Luqman Al Hakim Harits Dimyathi atau Gus Luqman menegaskan bahwa, program integrasi Sekolah dan Madrasah Diniyah (Madin) di Kabupaten Pacitan adalah langkah krusial untuk menyelamatkan literasi Al-Qur’an pada generasi muda.

Gus Luqman mengungkapkan keprihatinan mendalam atas realitas masih adanya mahasiswa yang belum mampu membaca dan menulis Al-Qur’an. Menurutnya, kondisi ini merupakan sinyal bahwa nilai-nilai ke-Rasul-an mulai memudar dalam sistem pendidikan.

“Integrasi atau al-ittihad ini bukan sekadar penyatuan formal, melainkan harmonisasi demi kemaslahatan agar anak-anak kita, mulai dari SD hingga SMP tidak lagi asing dengan kitab sucinya,” ujarnya dalam Koordinasi integrasi sekolah formal dan Madin jenjang SMP Kabupaten Pacitan Tahun 2026 di Mushala 2 Abad Pondok Tremas Pacitan, Rabu (21/01/2026).

Pengasuh Perguruan Islam Pondok Tremas itu mengingatkan para pendidik yang mayoritas berasal dari generasi baby boomers agar mampu beradaptasi dengan karakter anak didik saat ini, seperti Gen Z dan Gen Alpha. Salah satu bentuk adaptasi tersebut adalah kemandirian dalam penguasaan teknologi digital dalam hal administrasi maupun pembelajaran.

“Zaman sudah berubah, kita harus mengajar manusia sesuai kadar kemampuan akalnya. Termasuk dalam administrasi, kita harus mulai terbiasa dengan kemandirian digital,” tuturnya.

Sebagai bentuk komitmen total terhadap program ini, Gus Luqman menjadikan Pondok Tremas sebagai Markas Besar (Mabes) pergerakan integrasi Madin di Pacitan. Dirinya menyebut, seluruh biaya pelaksanaan koordinasi di pesantren tersebut menjadi tanggung jawab pribadinya sebagai bentuk pengabdian lillahi ta’ala.

“Saya tidak ingin urusan administrasi menghambat semangat perjuangan kita. Ini murni pengabdian untuk memajukan FKDT dan masa depan pendidikan agama anak-anak kita,” pungkas Gus Luqman.

Selengkapnya klik di sini.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.