Fri,10 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Gus Yahya Bertolak ke Iran Penuhi Tugas Negara, Sampaikan Takziah atas Wafatnya Khamenei

Gus Yahya Bertolak ke Iran Penuhi Tugas Negara, Sampaikan Takziah atas Wafatnya Khamenei

gus-yahya-bertolak-ke-iran-penuhi-tugas-negara,-sampaikan-takziah-atas-wafatnya-khamenei
Gus Yahya Bertolak ke Iran Penuhi Tugas Negara, Sampaikan Takziah atas Wafatnya Khamenei
service

Jakarta, Arina.id—Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), bertolak ke Teheran, Iran, pada Jumat (10/7/2026) sini hari untuk memenuhi pengugasan dari Presiden Prabowo Subianto.

Melalui akun media sosial pribadinya, Gus Yahya menjelaskan bahwa keberangkatannya merupakan bagian dari Delegasi Indonesia yang ditugaskan menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei.

“Memenuhi penugasan dari Presiden RI Bapak Prabowo Subianto, dini hari ini (10/7) kami bertolak menuju Teheran, Iran, tergabung dalam Delegasi Indonesia bersama Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Prof. Dr. Syafiq A. Mughni,” tulis Gus Yahya.

Ia menegaskan, kehadiran delegasi Indonesia di Iran merupakan tugas negara sekaligus bentuk penghormatan dan ungkapan belasungkawa dari pemerintah serta rakyat Indonesia.

“Kehadiran ini adalah tugas negara sekaligus wujud takziah dan belasungkawa mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Sayyid Ali Khamenei,” lanjutnya.

Dalam unggahannya, Gus Yahya juga memohon doa kepada warga Nahdliyin dan seluruh masyarakat Indonesia agar perjalanan delegasi diberikan kelancaran dan keselamatan.

“Mohon doa restu dari segenap warga Nahdliyin dan seluruh masyarakat Indonesia agar perjalanan utusan ini diberikan kelancaran dan keselamatan,” tulisnya.

Selain menganggap sebagai tugas negara dalam hal ini mewakili Kepala Negara, Gus Yahya juga akan memanfaatkan kesempatan ini untuk menghantarkan rasa ikut berbela sungkawa dari segenap warga NU atas wafatnya Sayyid Ali Khamenei.

“Karena faktanya warga NU ikut berbela sungkawa,” imbuhnya.

NU desak penghentian kekerasan

Belajar dari gugurnya Imam Ali Khamenei atas serangan AS-Israel pada akhir Februari 2026, Gus Yahya selaku Ketua Umum PBNU mendesak pemimpin-pemimpin bangsa untuk mengedepankan dialog dan kesepakatan daripada konflik bersenjata.

“Semoga dapat mencapai kesepakatan dengan Iran untuk menghentikan kekerasan dan menolong seluruh masyarakat Internasional dan kemanusiaan dari beban berat akibat peperangan yang telah terjadi,” ungkapnya.

Alumnus Pesantren Krapyak, Yogyakarta itu juga berdoa agar Allah Swt membuka hati para pemimpin, khususnya pemimpin bangsa-bangsa muslim di kawasan Timur Tengah, untuk mengedepankan perdamaian.

“Karena perdamaian itu adalah kepentingan bersama dari semua orang,” tegasnya

Sebelumnya, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dijadwalkan mendampingi Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono serta Ketua MPR Ahmad Muzani dalam kunjungan resmi ke Iran. 

Delegasi ini akan menghadiri rangkaian penghormatan kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di kota Mashhad, sekaligus mengadakan pertemuan bilateral dengan pemerintah Iran.

“Dalam kunjungan ini juga akan turut serta dari PBNU dan juga Muhammadiyah bersama-sama dengan Pak Menlu RI dan Ketua MPR,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Yvonne Mewengkang dikutip Antara, Jumat (10/7).

Yvonne menyampaikan, delegasi Indonesia ke Iran tersebut merupakan perwakilan bangsa Indonesia yang diutus Presiden Prabowo Subianto untuk mengunjungi Iran, sebagai negara sahabat bagi Indonesia.

“Ini adalah perwakilan bangsa Indonesia yang mengunjungi negara sahabat,”ucap dia, menegaskan.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.