Sun,3 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Harga Bahan Pokok Naik, Penjual Makanan Keluhkan Penurunan Konsumen Selama Bulan Ramadhan

Harga Bahan Pokok Naik, Penjual Makanan Keluhkan Penurunan Konsumen Selama Bulan Ramadhan

harga-bahan-pokok-naik,-penjual-makanan-keluhkan-penurunan-konsumen-selama-bulan-ramadhan
Harga Bahan Pokok Naik, Penjual Makanan Keluhkan Penurunan Konsumen Selama Bulan Ramadhan
service

Rembang, NU Online

Harga bahan pokok selama bulan Ramadhan mengalami kenaikan di sejumlah daerah, termasuk di Rembang, Jawa Tengah. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan daya beli masyarakat dan memengaruhi omzet para penjual makanan.

Dewi Septiana, penjual minuman es, jus buah, serta makanan penyetan dengan harga terjangkau di sebuah kedai di Rembang, mengaku jumlah pembeli menurun drastis dibandingkan hari-hari sebelum Ramadhan.

“Sebelum Ramadhan keuntungannya bisa stabil. Kalau di bulan puasa tahun ini menurun,” ungkap Dewi kepada NU Online, Jumat (27/2/2026).

Meski demikian, ia tidak mengubah jam operasional selama bulan Ramadhan. Ia justru menambah menu musiman yang banyak diminati saat berbuka puasa, seperti es buah, es kuwut, dan es blewah. “Saya buat masing-masing 30 porsi untuk es buah, es kuwut, dan es blewah,” ujarnya.

Namun, ia melihat pola belanja pelanggan berubah. Konsumen cenderung membeli porsi lebih kecil untuk menghemat pengeluaran. “Kalau dibuat porsi besar, cenderung tidak ada yang beli,” tambahnya.

Menurut Dewi, kondisi ekonomi saat ini sangat berpengaruh terhadap pendapatan warungnya. Ia mengaku omzet selama Ramadhan turun hampir 50 persen dibanding hari biasa.

Selain daya beli menurun, harga bahan pokok juga mengalami kenaikan. Ia menyebut harga telur mencapai Rp33 ribu per kilogram, gula Rp19 ribu per kilogram, cabai setan Rp85 ribu per kilogram, dan cabai merah Rp45 ribu per kilogram.

Harga sejumlah buah seperti naga, semangka, alpukat, dan blewah juga mengalami peningkatan di pasaran setempat.

Dewi menambahkan, persaingan dengan pedagang musiman yang bermunculan saat Ramadhan turut memengaruhi jumlah pembeli. “Selama bulan Ramadhan pasti pedagang musiman banyak. Perekonomian tahun ini juga sedang tidak baik-baik saja,” tandasnya.

Ia berharap setelah Ramadhan berakhir, harga bahan pokok dan kondisi ekonomi masyarakat dapat kembali stabil sehingga daya beli pulih.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.