Sun,26 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Ikhtiar Nabi Muhammad dan Nabi Yusuf Menghadapi Musim Kemarau

Ikhtiar Nabi Muhammad dan Nabi Yusuf Menghadapi Musim Kemarau

ikhtiar-nabi-muhammad-dan-nabi-yusuf-menghadapi-musim-kemarau
Ikhtiar Nabi Muhammad dan Nabi Yusuf Menghadapi Musim Kemarau
service

Jakarta, NU Online

Musim kemarau panjang kerap membawa tantangan berupa kesulitan air bersih, kekeringan hingga lahan dan pertanian gagal panen. Seperti halnya terjadi di Makkah, yang pernah dilanda kering kerontang selama berbulan-bulan. Peristiwa tersebut terjadi ketika Nabi Muhammad masih kecil.

Dalam kondisi seperti itu, para pemuka Quraisy berembuk mencari solusi atas situasi yang mereka alami. Mereka memutuskan untuk sowan kepada Abu Thalib, paman Muhammad untuk konsultasi perkara dan meminta doa. 

Abu Thalib kemudian memenuhi permintaan itu dengan mengajak Nabi Muhammad ke sekitar Ka’bah. Di sana, ia menempelkan punggung Nabi Muhammad ke dinding bangunan yang tampak berbentuk kubus itu sembari memegang kedua tangannya. Walhasil, langit kemudian menurunkan air dengan deras.

Kondisi demikian digambarkan Ibnu Asakir di dalam bukunya Tarikh Madinah Dimasyqi dan Shafiyurrahman Mubarakfuri dalam Rahiqul Makhtum miliknya. Menurut penulis keislaman NU Online, Zainuddin Lubis, kisah tersebut mengandung pesan untuk memohon perlindungan kepada Allah.

“Kisah ini juga mengajarkan kita untuk senantiasa berdoa kepada Allah swt, terutama ketika kita ditimpa musibah,” tulis Zain dalam artikelnya, Kisah Rasulullah Meminta Hujan saat Kemarau Panjang dikutip Sabtu (25/7/2026).

Ia mengemukakan bahwa fenomena kemarau juga pernah terjadi kembali di Mekkah ketika Muhammad telah diangkat menjadi Rasulullah. Masyarakat Mekkah yang mengalami kesulitan menemui dan mengadu kepadanya. Rasulullah kemudian menengadahkan tangan, berdoa. Kisah ini dituturkan di dalam buku Al-Bidayah wan Nihayah karya Ibnu Katsir.

“Rasulullah Saw mengangkat kedua tangannya dan berkata, ‘Ya Allah, turunkan hujan untuk kami, ya Allah, turunkan hujan untuk kami, ya Allah, turunkan hujan untuk kami’,” lanjut Zain mengutip penggalan kisah yang diriwayatkan Imam Bukhari. 

Jauh sebelum itu, dikisahkan bahwa Nabi Yusuf menyarankan agar para raja dan pemangku negara untuk memanfaatkan situasi masa subur. Masukan ini dalam rangka menghadapi krisis yang akan terjadi akibat kemarau panjang. 

“Pada waktu itu ternak habis musnah, tanaman-tanaman tidak berbuah, udara panas, dan kemarau panjang. Sumber-sumber air menjadi kering dan rakyat menderita kekurangan makanan. Semua simpanan makanan akan habis, kecuali tinggal sedikit untuk dijadikan benih,” tulis Muhamad Hanif Rahman di dalam Kemarau Panjang di Mesir: Mimpi Raja dan Tawil Nabi Yusuf.

Setelah masa itu, lanjut Hanif, Nabi Yusuf memprediksi seluruh negeri akan memasuki hidup yang makmur dan sejahtera jika saran yang diajukannya dipenuhi. Menanggapi kisah ini, Wahbah Zuhaili berkomentar bahwa ta’wil yang dikatakan Nabi Yusuf bersumber langsung dari Allah.

“Mengabarkan perkara-perkara ghaib yang akan terjadi mendatang sumbernya adalah wahyu dan ilham dari Allah, bukan hanya penjelasan atau ta’bir mimpi saja,” jelas Wahbah, diterjemahkan Hanif.

Diketahui, kisah bermula dari mimpi raja Mesir bernama ar-Rayyan bin al-Walid yang diabadikan di dalam al-Quran surat Yusuf ayat 43-49. Dengan kecerdasan dan kejernihan hati Nabi Yusuf menakwilkan mimpi tersebut, Mesir dapat melewati tantangan akibat musim kemarau panjang itu.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.