Mon,27 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Jadi Kepala Bakom, Qodari dorong komunikasi pemerintah semakin baik

Jadi Kepala Bakom, Qodari dorong komunikasi pemerintah semakin baik

jadi-kepala-bakom,-qodari-dorong-komunikasi-pemerintah-semakin-baik
Jadi Kepala Bakom, Qodari dorong komunikasi pemerintah semakin baik
service

Jakarta (ANTARA) – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyatakan akan mendorong komunikasi pemerintah agar semakin baik melalui kerja sama yang lebih erat dengan berbagai kementerian, lembaga serta media massa.

“Insya Allah saya dengan teman-teman media ini sangat dekat dan mudah-mudahan kedekatan ini membuat proses komunikasi menjadi lebih baik dan semakin baik lagi,” ujar Qodari di Istana Negara, Jakarta, Senin.

Qodari mengatakan tugas barunya sebagai Kepala Bakom RI merupakan amanah besar karena banyaknya program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang perlu dijelaskan kepada masyarakat, termasuk latar belakang dan tujuan dari setiap kebijakan yang dijalankan.

Menurut dia, program-program pemerintah tersebut pada dasarnya ditujukan untuk memenuhi amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut berpartisipasi dalam ketertiban dunia.

Dia menilai pekerjaan besar tersebut membutuhkan kolaborasi dengan seluruh kementerian dan lembaga serta seluruh pemangku kepentingan, terutama media massa yang selama ini menjadi bagian penting dalam proses komunikasi publik.

Qodari menyebut dia memiliki kedekatan dengan kalangan media karena telah lama berkecimpung dalam dunia komunikasi dan mengenal banyak insan pers. Dia mengharapkan kedekatan itu dapat membuat proses komunikasi pemerintah berjalan lebih baik.

“Pekerjaan yang sangat besar ini harus bekerja sama dengan berbagai lembaga, dengan semua kementerian/lembaga. Insya Allah dengan semua stakeholder, terutama dengan teman-teman media,” kata dia.

Terkait strategi komunikasi publik ke depan, Qodari mengatakan dirinya tidak ingin terburu-buru mengambil langkah karena lanskap media saat ini sangat berbeda dibandingkan 10 hingga 20 tahun lalu.

Selain media massa konvensional, kata dia, media sosial kini juga memiliki peran besar dan sebagian dari mereka berperilaku seperti pers.

Dia mengatakan kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri yang perlu dipikirkan lebih lanjut dalam penyusunan strategi komunikasi pemerintah.

“Media sosial pada hari ini juga sebagian berperilaku seperti pers. Tetapi dengan regulasi yang mungkin berbeda dengan teman-teman yang ada di pers dan pada titik itu tentu ini suatu tantangan tersendiri dan apa dan bagaimananya tentu nanti kita akan pikirkan ke depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Qodari menilai pekerjaan rumah terbesar dalam bidang komunikasi pemerintah bukan terletak pada metode atau sosok pejabatnya, melainkan pada besarnya tugas untuk menjelaskan program-program Presiden Prabowo yang dinilai sangat banyak, masif, fundamental, dan menghadirkan paradigma baru.

Oleh karena itu, Qodari menyatakan akan mempelajari proses komunikasi yang telah berjalan sebelumnya guna mengoptimalkan komunikasi pemerintah ke depan.

“Saya akan belajar dari Pak Hasan Nasbi, dari Pak Angga Raka, dengan Ibu Meutya, dengan semua stakeholder yang ada karena komunikasi itu kan sebetulnya ada di semua kementerian/lembaga di semua bagian. Insya Allah nanti bersama teman-teman kita akan lebih optimalkan lagi komunikasi kita kedepannya,” ucapnya.

Muhammad Qodari, yang sebelumnya menjabat Kepala Staf Kepresidenan, resmi dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, menggantikan Angga Raka Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung prosesi pelantikan itu di Istana Negara, Jakarta, Senin. Adapun, Qodari berdiri di hadapan Presiden dengan didampingi rohaniwan.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Prabowo yang diikuti Qodari.

Baca juga: Prabowo lantik Qodari jadi Kepala Bakom RI gantikan Angga Raka

Baca juga: Profil Muhammad Qodari, Kepala Bakom RI yang baru dilantik

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.