Fri,22 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Jawa Timur Gerbang Perdagangan Emas Ilegal di Indonesia?

Jawa Timur Gerbang Perdagangan Emas Ilegal di Indonesia?

jawa-timur-gerbang-perdagangan-emas-ilegal-di-indonesia?
Jawa Timur Gerbang Perdagangan Emas Ilegal di Indonesia?
service

Sekilas, gudang berkelir putih itu terlihat biasa saja, tak ubahnya bangunan lain di komplek kawasan industri Berbek, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim). Namun, penggeledahan oleh Bareskrim Polri pada tengah Maret lalu mengubah kesan tersebut. Hari itu, Kamis (12/3/26) tim penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menggeledah kantor dan gudang PT Simba Jaya Utama (SJU) terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang rugikan negara hingga Rp25, 8 triliun. Praktik lancung yang libatkan jaringan gelap dan saling terhubung; tambang emas ilegal, industri pemurnian dan pelaku perdagangan. Hingga pertengahan Mei, lima orang polisi tetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Teddy Wijaya, pemilik toko emas di Nganjuk, DW dan BSW, serta dua tersangka terbaru, DHB dan VC. “Berdasarkan alat bukti yang cukup, penyidik menetapkan dua tersangka baru yang diduga kuat turut serta dalam  pertambangan tanpa izin dan tindak pidana pencucian uang,” kata Ade Safri Simanjuntak, Direktur Dittipideksus dalam keterangan resminya, Rabu (13/5/26). Dia  katakan, DHB merupakan Direktur SJU periode 13 Agustus 2021-14 September 2022. Sedangkan VC, adalah Direktur SJU dari 14 September 2022- sekarang. “DHB diketahui merupakan putra dari SB alias A, yang sebelumnya diduga memiliki peran penting dalam jaringan tersebut,” katanya. Penelusuran Mongabay, inisial DHB merujuk pada Denny Handoko Bahar, anak Siman Bahar alias Bong Kim Phin, pemilik PT Loco Montrado (LM), perusahaan pemurnian emas yang berlokasi di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar). Sedangkan VC, adalah Valenthio Chandra, staf administrasi di LM. Dalam data Direktorat Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum, pada 18 Mei lalu, VC sebagai direktur…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.