Fri,29 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Kemenag dan BMKG Siapkan 133 Titik Rukyatul Hilal Hari Ini, Tentukan Awal Ramadan 1447 H

Kemenag dan BMKG Siapkan 133 Titik Rukyatul Hilal Hari Ini, Tentukan Awal Ramadan 1447 H

kemenag-dan-bmkg-siapkan-133-titik-rukyatul-hilal-hari-ini,-tentukan-awal-ramadan-1447-h
Kemenag dan BMKG Siapkan 133 Titik Rukyatul Hilal Hari Ini, Tentukan Awal Ramadan 1447 H
service

Jakarta, Arina.id—Sebanyak 133 titik pemantauan hilal disiapkan di seluruh Indonesia pada Selasa (17/2) untuk menentukan awal Ramadan 1447 H/2026 M.

Kementerian Agama dan Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menyiapkan 133 titik pemantauan hilal. Rinciannya, Kemenag memantau hilal di 96 titik, sedangkan BMKG 37 titik.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Abu Rokhmad, menegaskan, hasil dari pemantauan ini akan dibahas secara bersama dalam sidang isbat awal Ramadhan 1447 yang akan digelar pada hari yang sama di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

“Sidang isbat mempertemukan data hisab dengan hasil rukyatul hilal. Pemerintah berupaya memastikan penetapan awal Ramadan dilakukan secara ilmiah, transparan, dan melibatkan seluruh unsur terkait,” ujar Abu Rokhmad.

Dia mengungkapkan berdasarkan perhitungan hisab, ijtimak (konjungsi) menjelang Ramadhan 1447 H terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026, pukul 19.01 WIB.

Posisi hilal saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia berada di bawah ufuk, dengan ketinggian berkisar -2° 24 menit 42 detik hingga -0° 58 menit 47 detik, serta sudut elongasi 0° 56 menit 23 detik hingga 1° 53 menit 36 detik. Data ini menunjukkan belum terpenuhinya imkanur rukyah (kemungkinan hilal dapat dilihat).

Abu Rokhmad menyatakan, data ini sesuai dengan kriteria visibilitas yang digunakan MABIMS, sehingga hilal belum memenuhi syarat terlihat secara teoritis. Untuk melengkapi data hisab, Kemenag melaksanakan rukyatul hilal di 96 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sementara itu, BMKG akan menerjunkan tim berikut peralatan terbaiknya di 37 titik pengamatan hilal yang tersebar di seluruh Indonesia. Informasi ini disampaikan melalui akun instagram @infobmkg.

Dengan keterlibatan di 37 titik pengamatan, BMKG berkomitmen memberikan dukungan ilmiah dan teknis secara optimal.

Tujuannya, memastikan proses penentuan awal Ramadan 1447 H berjalan akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.