Fri,17 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Ketua Umum PBNU: Peningkatan Citra Polri Dorong Ketaatan Hukum Masyarakat

Ketua Umum PBNU: Peningkatan Citra Polri Dorong Ketaatan Hukum Masyarakat

ketua-umum-pbnu:-peningkatan-citra-polri-dorong-ketaatan-hukum-masyarakat
Ketua Umum PBNU: Peningkatan Citra Polri Dorong Ketaatan Hukum Masyarakat
service

Jakarta, NU Online

Citra Kepolisian Republik Indonesia (Polri), menurut survei Litbang Kompas, meningkat. Skor layanan Polri pada April 2026 mencapai 8,37 dari 7,76 pada Oktober 2025.

Melihat hal tersebut, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf mengapresiasi kinerja Polri. Menurutnya, peningkatan citra memberikan dampak pada kenaikan ketaatan masyarakat terhadap hukum.

“Peningkatan citra Polri di mata masyarakat. Hal itu mendorong penguatan ketaatan hukum masyarakat,” kata Gus Yahya, sapaan akrabnya, di Jakarta pada Sabtu (27/6/2026).

Ia menegaskan bahwa peningkatan citra itu menjadi indikasi dan harapan akan keterjaminan keamanan Indonesia. “Sehingga ketertiban dan keamanan diharapkan lebih terjamin,” lanjut​​​​​​nya.​

Sebelumnya, Gus Yahya menegaskan bahwa kepolisian memegang peranan penting dalam konteks keamanan dan ketertiban hukum. Polisi menjadi garda terdepan dalam menegakkan hal tersebut di negeri ini.

“Di dalam tertib hukum itu, kepolisian menjaga pagar-pagar, berada di garis terdepan dari pagar-pagar penjagaan,” ucapnya.​​​​​​​

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa Kepolisian Republik Indonesia sesungguhnya memegang peran kunci di dalam memelihara keselamatan dan bangsa dan negara.

“Dan setiap petugas kepolisian yang melaksanakan tugasnya dengan baik dengan jujur dengan penuh ikhlas adalah pahlawan-pahlawan bangsa,” imbuhnya.​​​​​​​

Sebagaimana diketahui, Survei Litbang Kompas menangkap adanya pembenahan yang terus dilakukan oleh Polri. Menurut hasil survei, pelanggaran yang anggota Polri berkurang.

Meskipun demikian, survei masih menangkap adanya kelemahan terkait budaya perilaku anggota polisi, khususnya dalam empat pelanggaran yang paling banyak diketahui/dilihat masyarakat, yaitu sikap arogansi, pungutan liar, perselingkuhan, dan hedonisme. Hanya saja, keempat jenis pelanggaran itu proporsinya semakin mengecil (membaik) di mata publik.

“Artinya meskipun relatif sedikit, soal penyalahgunaan narkoba menjadi lampu merah bagi peningkatan profesionalitas anggota Polri,” demikian dikutip dari Harian Kompas edisi Jumat (26/6/2026).

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.