Fri,14 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Khutbah Jumat: 3 Cara Bersyukur atas Anugerah Kemerdekaan

Khutbah Jumat: 3 Cara Bersyukur atas Anugerah Kemerdekaan

khutbah-jumat:-3-cara-bersyukur-atas-anugerah-kemerdekaan
Khutbah Jumat: 3 Cara Bersyukur atas Anugerah Kemerdekaan
service

Khutbah I

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ اْلمُبِيْن. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَـمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صادِقُ الْوَعْدِ اْلأَمِيْن. أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. فَقَالَ اللهُ  : اَلَّذِيْنَ اِنْ مَّكَّنّٰهُمْ فِى الْاَرْضِ اَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتَوُا الزَّكٰوةَ وَاَمَرُوْا بِالْمَعْرُوْفِ وَنَهَوْا عَنِ الْمُنْكَرِۗ وَلِلّٰهِ عَاقِبَةُ الْاُمُوْرِ ۝٤١

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat rahimakumullah 

Saat ini kita berada pada bulan Agustus yang merupakan bulan spesial bagi bangsa Indonesia. Pada bulan ini, kita memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Jika kita berbicara tentang kemerdekaan, tentu yang terbayang dalam pikiran kita adalah perjuangan para pahlawan. Ada darah yang ditumpahkan, ada air mata yang mengalir, ada harta yang dikorbankan, bahkan ada nyawa yang dipertaruhkan.

Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini bukan sesuatu yang datang dengan sendirinya. Kemerdekaan adalah hasil perjuangan panjang para pendahulu bangsa. Terlebih kita tinggal menikmati kemerdekaan ini tanpa ikut serta mengangkat senjata berperang melawan penjajah. Oleh karenanya wajib bagi kita untuk mensyukuri nikmat besar ini. 

Namun, Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat rahimakumullah 

Rasa syukur atas kemerdekaan ini tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial saja.  Kemerdekaan harus diisi dengan kebaikan-kebaikan dan ikhtiar sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an surat Al-Hajj ayat 40–41. Allah SWT berfirman:

وَلَيَنْصُرَنَّ اللّٰهُ مَنْ يَّنْصُرُهٗۗ اِنَّ اللّٰهَ لَقَوِيٌّ عَزِيْزٌ ۝٤٠ اَلَّذِيْنَ اِنْ مَّكَّنّٰهُمْ فِى الْاَرْضِ اَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتَوُا الزَّكٰوةَ وَاَمَرُوْا بِالْمَعْرُوْفِ وَنَهَوْا عَنِ الْمُنْكَرِۗ وَلِلّٰهِ عَاقِبَةُ الْاُمُوْرِ ۝٤١

Artinya: “Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong agama-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Mahakuat lagi Mahaperkasa. Yaitu orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, niscaya mereka mendirikan sholat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat yang makruf dan mencegah dari yang mungkar. Dan milik Allah-lah kesudahan segala urusan.

Dalam ayat ini Allah menjelaskan tentang orang-orang yang mendapatkan kedudukan dan kekuatan di muka bumi. Ketika mendapatkan kekuasaan dan kesempatan ataupun kemerdekaan, apa yang mereka lakukan? Allah menyebutkan 3 hal yakni mendirikan sholat, menunaikan zakat, amar makruf nahi munkar.

Dalam konteks kehidupan berbangsa, ayat ini memberikan inspirasi kepada kita bahwa ketika Allah memberikan kemerdekaan, maka kita harus mensyukurinya dengan mewujudkan 3 hal.

Pertama adalah dengan sholat. Kemerdekaan harus membuat kita semakin dekat kepada Allah. Kemerdekaan harus semakin meningkatkan kesalehan dan ibadah kita yang diwujudkan dengan sholat sebagai simbol ibadah umat Islam. 

Sholat mengajarkan kepada kita bahwa manusia memang memiliki kebebasan, tetapi kebebasan itu bukan berarti bebas tanpa batas. Bangsa yang ingin kuat jangan hanya membangun kekuatan ekonomi, teknologi, dan pertahanan. Bangsa juga harus membangun kekuatan spiritual. Kekuatan sebuah bangsa pada akhirnya sangat ditentukan oleh kualitas manusia yang mengisinya.

Cara mensyukuri kemerdekaan yang kedua adalah dengan berzakat. Zakat mengajarkan bahwa kemerdekaan tidak boleh hanya dinikmati oleh sebagian orang. Kemerdekaan harus mampu mewujudkan kemakmuran bersama. Yang kaya membantu yang miskin. Yang kuat membantu yang lemah. Yang memiliki kelebihan membantu yang kekurangan.

Zakat dan ibadah berbagi lainnya mengajarkan bahwa di dalam harta yang kita miliki terdapat hak orang lain. Maka rasa syukur atas kemerdekaan tidak cukup dengan mengatakan: “Alhamdulillah, Indonesia sudah merdeka.” Tetapi harus dilanjutkan dengan tindakan: “Alhamdulillah, Allah memberikan rezeki kepada saya, maka saya berbagi.”

Jangan pernah berfikir jika zakat akan mengurangi harta kita. Justru dengan berzakat atau bersedekah, rezeki kita akan ditambah. Rasulullah bersabda:

 مَا نَقَصَ مَالُ مِنْ صَدَقَةٍ  

Artinya: “Harta tidak berkurang karena bersedekah.” (HR. Muslim)

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat rahimakumullah 

Cara mensyukuri kemerdekaan yang ketiga adalah dengan Amar Makruf Nahi Munkar yakni mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemunkaran. Ketika kita bersyukur atas nikmat yang diberikan, dalam hal ini nikmat kemerdekaan, maka kita akan senantiasa memperbaiki diri. Dalam konteks berbangsa dan bernegara, perbaikan itu bisa kita lakukan dengan menjauhi korupsi, narkoba, kekerasan, fitnah, hoaks, perjudian, dan berbagai kemungkaran lainnya.

Mari kita saling mengajak semua elemen bangsa untuk bergandengan tangan menuju kepada kemaslahatan dan mengajak semuanya untuk mencegah kemunkaran agar bangsa kita senantiasa berada pada jalur kebenaran dan kebaikan. 

Setelah ketiga wujud syukur ini kita lakukan, mudah-mudahan Allah akan senantiasa menjaga, melindungi, dan mengarahkan bangsa kita mencapai puncak kejayaan. Allahlah yang berhak atas segala apa yang terjadi di muka bumi ini sebagaimana penutup ayat ini yakni:

وَلِلّٰهِ عَاقِبَةُ الْأُمُورِ

Artinya: “Dan milik Allah-lah kesudahan segala urusan.”

Seluruh urusan pada akhirnya akan kembali kepada Allah. Kita boleh memiliki kekuasaan, jabatan, kedudukan, kekayaan, dan berbagai kesempatan di dunia, tetapi semuanya sementara. Yang menentukan bukan hanya bagaimana kita mendapatkan kekuasaan, tetapi juga bagaimana ia menggunakan kekuasaan tersebut dan bagaimana kesudahannya.

Para ulama menjelaskan bahwa kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa. Maka orang yang diberi kekuasaan oleh Allah kemudian menjalankan perintah-Nya, menegakkan keadilan, menjaga amanah, dan menghadirkan kemaslahatan, maka ia akan memperoleh akhir yang baik.

Sebaliknya, orang yang menggunakan kekuasaan dengan kesewenang-wenangan, menuruti hawa nafsu, menzalimi manusia, dan menjadikan kekuasaan sebagai alat kepentingan diri sendiri, maka sekalipun ia mendapatkan kekuasaan untuk sementara waktu, kesudahannya belum tentu baik.

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat rahimakumullah 

Maka mari kita bersyukur atas kemerdekaan bukan hanya dengan ucapan, tetapi dengan perbuatan. Sholat kita tegakkan. Zakat kita tunaikan. Amar makruf nahi munkar kita hidupkan. Karena itulah bentuk syukur yang sesungguhnya.

Semoga Allah SWT menjaga bangsa Indonesia. Semoga Allah memberikan keberkahan kepada negeri kita. Semoga Allah menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Semoga para pemimpin kita diberikan kekuatan untuk menjalankan amanah dengan adil dan bijaksana. Semoga kita semua mampu mengisi kemerdekaan dengan amal terbaik.

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Khutbah II

الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ الْمُجَاهِدِيْنَ الطَّاهِرِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ. وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى.

فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ : إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ، وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ، فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ. اَللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالطَّاعُوْنَ وَالْأَمْرَاضَ وَالْفِتَنَ، مَا لَا يَدْفَعُهُ غَيْرُكَ، عَنْ بَلَدِنَا هٰذَا إِنْدُوْنِيْسِيَّا خَاصَّةً، وَعَنْ سَائِرِ بِلَادِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً، يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا اٰتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. 

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلٰى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

H. Muhammad Faizin, Sekretaris MUI Provinsi Lampung.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.