Tue,21 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Khutbah Jumat: Tetaplah Hidup Sederhana di Tengah Berubahnya Masa

Khutbah Jumat: Tetaplah Hidup Sederhana di Tengah Berubahnya Masa

khutbah-jumat:-tetaplah-hidup-sederhana-di-tengah-berubahnya-masa
Khutbah Jumat: Tetaplah Hidup Sederhana di Tengah Berubahnya Masa
service

Khutbah I

الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا الله وَحْدَه لَاشَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ اْلمُبِيْن. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَـمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صادِقُ الْوَعْدِ اْلأَمِيْن. أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى:  وَالَّذِيْنَ اِذَآ اَنْفَقُوْا لَمْ يُسْرِفُوْا وَلَمْ يَقْتُرُوْا وَكَانَ بَيْنَ ذٰلِكَ قَوَامًا ۝٦٧

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat rahimakumuillah

Menjadi keharusan bagi kita semua untuk senantiasa memperkuat ketakwaan kepada Allah SWT dalam wujud menjalankan segala perintahNya dan menjauhi laranganNya. Takwa merupakan solusi dari berbagai permasalahan hidup sebagaimana Allah sebutkan dalam Al-Qur’an surat At-Thalaq ayat 2 dan 3:

وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًاۙ ۝٢ وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗۗ اِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖۗ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا ۝٣

Artinya: “Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya. dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia duga. Siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allahlah yang menuntaskan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah membuat ketentuan bagi setiap sesuatu.”

Hadirin yang dimuliakan Allah,

Permasalahan hidup di setiap zamannya terus mengalami perubahan. Semakin modern zaman, maka akan semakin kompleks juga permasalahan yang harus dihadapi oleh kita. Di tengah kemudahan yang ditawarkan, zaman modern juga membawa dampak perubahan psikologis bagi tiap individu. Di antaranya adalah gaya hidup yang konsumtif dan keinginan untuk memiliki materi harta yang banyak.

Di zaman modern yang serba mudah seperti sekarang ini, kita sering kali lebih mementingkan keinginan daripada kebutuhan. Ukuran kebahagiaan seolah-olah ditentukan oleh banyaknya harta, kemewahan, gaya hidup, dan keinginan-keinginan lainnya yang menyenangkan. Padahal Rasulullah SAW, sebagai teladan terbaik kita dalam hidup kita, telah mengajarkan pola kehidupan yang sederhana dan penuh keberkahan.

Padahal dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Rasulullah sebagai orang yang paling dicintai Allah pernah ditawari kehidupan mewah sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits:

عَرَضَ ‌عَلَيَّ ‌رَبِّي ‌لِيَجْعَلَ ‌لِي ‌بَطْحَاءَ مَكَّةَ ذَهَبًا. فَقُلْتُ: لَا. يَا رَبِّ وَلَكِنْ أَشْبَعُ يَوْمًا وَأَجُوعُ يَوْمًا، أَوْ نَحْوَ ذَلِكَ، فَإِذَا جُعْتُ تَضَرَّعْتُ إِلَيْكَ وَذَكَرْتُكَ، وَإِذَا شَبِعْتُ حَمِدْتُكَ وَشَكَرْتُكَ

Artinya: “Tuhanku (Allah) telah menawarkan kepada diriku, bahwa Dia ingin menjadikan padang pasir Makkah sebagai emas. Kemudian aku menjawab: Jangan, wahai Tuhanku. Tetapi, aku hanya ingin kenyang untuk sehari dan lapar sehari di hari yang lain atau semacam keduanya. Apabila aku lapar, aku akan memohon kepadamu dan mengingatmu. Begitu pun ketika aku kenyang, aku akan memujimu dan lalu bersyukur.” (HR. Tirmidzi)

Kesederhanaan Rasulullah SAW tampak dalam kehidupan sehari-hari beliau. Meskipun memiliki kedudukan yang mulia, beliau hidup bersahaja dan tidak berlebih-lebihan. Rasulullah SAW bersabda:

مَا قَلَّ وَكَفَى خَيْرٌ مِمَّا كَثُرَ وَأَلْهَى

Artinya: “Sesuatu yang sedikit tetapi mencukupi lebih baik daripada sesuatu yang banyak tetapi melalaikan.” (HR. Ahmad)

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat rahimakumuillah

Prinsip inilah yang dahulu juga diamalkan oleh orang tua dan para pendahulu kita. Orang tua kita senantiasa lebih mementingkan kebutuhan daripada keinginan. Mereka membeli sesuatu karena memang diperlukan, bukan sekadar mengikuti gengsi dan tren. Mereka hidup sederhana, tetapi hati mereka tenang.

Orang tua zaman dahulu memiliki pandangan yang jauh ke depan. Mereka tidak hanya memikirkan dirinya sendiri, tetapi juga memikirkan masa depan anak keturunan. Mereka bekerja keras, menabung sedikit demi sedikit, mendidik anak-anak dengan baik, dan meninggalkan nama baik yang menjadi warisan yang sangat berharga. Mereka mampu menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat sebagaimana perintah Allah:

وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا

Artinya: “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu kebahagiaan negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu di dunia.” (QS. Al-Qashash: 77)

Orang tua kita zaman dulu telah mengajarkan keseimbangan dalam kehidupan. Kita diperintahkan untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan hidup, namun tidak boleh sampai terlena oleh keinginan-keinginan yang tidak ada batasnya. Orang tua kita sadar bahwa harta bisa habis, tetapi pendidikan, akhlak yang baik, dan doa orang tua akan terus mengalir manfaatnya kepada anak cucu.

Selain itu, mereka tidak pernah memisahkan antara ikhtiar dan doa. Mereka bekerja dengan sungguh-sungguh, tetapi tetap menggantungkan harapan kepada Allah SWT. Yang mereka cari bukan sekadar banyaknya harta, melainkan keberkahan. Sebab keberkahan itulah yang menghadirkan ketenangan dalam hidup.

Betapa banyak orang yang hartanya melimpah, tetapi hidupnya penuh kegelisahan. Sebaliknya, ada orang yang hidup sederhana, tetapi keluarganya harmonis, anak-anaknya saleh, dan hatinya tenteram. Itulah keberkahan yang sesungguhnya.

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat rahimakumuillah

Ada satu pelajaran penting yang patut kita teladani dari Rasulullah SAW dan orang tua zaman dahulu, yaitu semangat juang yang tidak mudah menyerah. Mereka adalah generasi yang tahan banting. Kehidupan yang keras justru membentuk mereka menjadi pribadi yang kuat.

Berbeda dengan sebagian manusia modern yang terkadang mudah menyerah di tengah berbagai kemudahan. Sedikit masalah sudah mengeluh. Sedikit kegagalan sudah putus asa. Padahal keberhasilan tidak lahir dari kenyamanan yang berlebihan. Ada ungkapan yang sederhana namun penuh hikmah: “Kalau ingin menjadi orang yang tahan banting, maka jangan takut jika sering dibanting

Maksudnya, jangan takut menghadapi ujian, jangan takut gagal, jangan takut jatuh. Karena justru dari pengalaman itulah Allah menempa kita menjadi pribadi yang kuat dan matang. Maka dari itu, marilah kita meneladani Rasulullah SAW dan orang tua zaman dahulu dengan senantiasa hidup sederhana, mendahulukan kebutuhan daripada keinginan, berpikir jauh ke depan demi anak keturunan, terus berikhtiar dan memperbanyak doa, mencari keberkahan untuk memperoleh ketenangan hidup dan berjuang tanpa mengenal lelah dan tidak mudah menyerah.

Semoga Allah SWT menjadikan kita hamba-hamba yang qanaah, bersyukur, kuat dalam menghadapi ujian, serta dikaruniai kehidupan yang penuh keberkahan dan ketenangan. Amin.

بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِي اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم

Khutbah II

الْحَمْدُ لِلّٰهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ ثُمَّ الْحَمْدُ لِلّٰهِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ  وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يٰأَ يُّها الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.

 اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ .اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ، اَلْأَحْياءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ. اَللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلَاءَ وَاْلوَبَاءَ والقُرُوْنَ وَالزَّلَازِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتَنِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا إِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ بُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عامَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. اَللّٰهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلًا وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَاَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ 

عٍبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتاءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشاءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

H Muhammad Faizin, Sekretaris MUI Provinsi Lampung

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.