Setelah lebih satu dekade sejak diselamatkan dari perdagangan satwa liar, Bulan akhirnya menorehkan kisah yang menjadi harapan baru bagi konservasi orangutan sumatera. Orangutan betina yang pernah menjalani rehabilitasi panjang ini melahirkan seekor bayi di habitat alaminya di Cagar Alam Jantho, Aceh Besar. Bayi jantan yang kemudian diberi nama Badar itu, menandai sebuah tonggak penting bahwa individu hasil rehabilitasi tidak hanya mampu bertahan hidup di alam liar, tetapi juga berkembang biak secara alami. Kelahiran Badar merupakan ke-10 yang terkonfirmasi di kawasan Pelepasliaran Orangutan Jantho sejak program itu mulai pada 2011. Hal ini menunjukkan, orangutan yang berhasil selamat dari konflik dengan manusia, perdagangan ilegal, maupun kepemilikan ilegal dapat melewati rehabilitasi, dan berkembang biak secara alami di habitatnya. Kelahiran Badar pertama kali dikonfirmasi oleh tim Post Release Monitoring Yayasan Ekosistem Lestari (YEL)–Sumatran Orangutan Conservation Programme (SOCP) pada 22 Mei 2026. Saat itu, Bulan terlihat lincah berpindah dari satu pohon ke pohon lain sambil menggendong bayinya yang diperkirakan baru berusia sekitar satu bulan. Bayi tersebut tampak sehat dan terus menempel pada tubuh induknya, sementara Bulan memperlihatkan naluri keibuan yang kuat dengan melindungi anaknya selama beraktivitas di kanopi hutan. Perjalanan Bulan hingga kembali menjadi induk di alam liar bukanlah hal yang singkat. Ia diselamatkan pada 2014 ketika masih berusia sekitar dua tahun setelah menjadi korban perdagangan ilegal. Selama lebih dari sepuluh tahun, Bulan menjalani berbagai tahap rehabilitasi untuk mempelajari kembali keterampilan yang dibutuhkan agar dapat hidup mandiri di hutan, mulai dari mencari makan, membangun sarang, hingga menghindari ancaman. Setelah dinilai siap, ia dilepasliarkan ke Cagar…This article was originally published on Mongabay
Kisah Indah Bulan, Orangutan Korban Perdagangan yang Menjadi Induk di Alam Liar
Kisah Indah Bulan, Orangutan Korban Perdagangan yang Menjadi Induk di Alam Liar





Comments are closed.