Tue,5 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Larangan Atraksi Gajah Tunggang Tuai Pro Kontra di Bali 

Larangan Atraksi Gajah Tunggang Tuai Pro Kontra di Bali 

larangan-atraksi-gajah-tunggang-tuai-pro-kontra-di-bali 
Larangan Atraksi Gajah Tunggang Tuai Pro Kontra di Bali 
service

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali menindaklanjuti Surat Edaran Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan terkait larangan peragaan gajah tunggang di lembaga konservasi. Untuk memastikan surat itu efektif, BKSDA menggelar sosialisasi di kalangan lembaga konservasi (LK). Merujuk data BKSDA Bali, dari 13 lembaga konservasi di Bali, ada lima  yang mengelola dengan total 83 gajah, emua gajah Sumatera. Gajah-gajah itu biasa mereka manfaatkan untuk pertunjukan ‘gajah tunggang’ kepada para pengunjung/wisatawan. Ratna Hendratmoko, Kepala BKSDA Bali, ingatkan kepada seluruh LK di Bali untuk mematuhi aturan itu. Mereka  tak segan memberi sanksi tegas hingga pencabutan izin  bagi LK melanggar. “Kami terus memonitor implementasi SE Dirjen KSDAE tersebut dan melaporkan secara berkala kepada pimpinan,” katanya. Mereka  juga menerbitkan Surat Peringatan Pertama (SP I), kepada PT Wisatareksa Gajah Perdana (Mason Elephant Park and Lodge), pada 13 Januari 2026. Peringatan dia berikan lantaran perusahaan melanggar ketentuan dalam isi SE itu. Hendratmoko mendorong LK di Bali lebih kreatif dan edukatif dalam menyajikan pertunjukan satwa dengan tetap memperhatikan prinsip kesejahteraan satwa (animal welfare). “ Kami berkomitmen memastikan bahwa setiap gajah di lembaga konservasi untuk mendapatkan perawatan yang terbaik sesuai etika kesejahteraan satwa,” katanya. Secara kesehatan, katanya, peragaan gajah tunggang memiliki manfaat kesehatan terhadap gajah tetapi  secara etik tidak tepat. “Gajah memang perlu bergerak tapi tak perlu ditunggangi. Cukup di-angon, kami minta menggunakan alternatif tematik wisata gajah seperti memandikan.” Gajah di Bali Zoo adalah salah satu jenis satwa yang dipertunjukkan. Foto Bali Zoo. Pro-kontra Mongabay sempat mengunjungi Mason Elephant Park (MEP) di Desa…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.