Tue,5 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Organisasi Masyarakat Sipil Cermati Jumhur Hidayat jadi Menteri LIngkungan Hidup

Organisasi Masyarakat Sipil Cermati Jumhur Hidayat jadi Menteri LIngkungan Hidup

organisasi-masyarakat-sipil-cermati-jumhur-hidayat-jadi-menteri-lingkungan-hidup
Organisasi Masyarakat Sipil Cermati Jumhur Hidayat jadi Menteri LIngkungan Hidup
service

Presiden Prabowo Subianto baru melakukan pergantian beberapa jajaran Kabinet Merah Putih, termasuk Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Lingkungan Hidup berganti ke Mohammad Jumhur Hidayat. Berbagai organisasi masyarakat sipil meragukan penunjukan menteri baru ini antara lain karena meski dikenal sebagai aktivis buruh, Jumhur tidak memiliki rekam jejak kuat di isu lingkungan. Pidato pertamanya saat serah terima jabatan, 29 April lalu, penuh kontradiksi dan memicu kekhawatiran pegiat lingkungan. Pasalnya, dia menegaskan pembangunan dan industri harus tetap berjalan, termasuk industri ekstraktif. Dengan catatan, eksploitasi sumber daya alam itu tidak boleh melebihi batas. Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) ini bahkan blak-blakan tidak akan memusuhi oligarki. Justru, katanya, harus rangkul oligarki dalam mengatasi permasalahan lingkungan. “Enggak seperti itulah [memusuhi oligarki]. Harusnya bersama oligarki memperbaiki bumi. Tidak ada vis-a-vis, lawan-lawan, enggak, kita sama-sama memperbaiki, kecuali yang sudah bandel banget,” katanya. Dia yakin presiden dan DPR secara politik mendukung KLH. Investasi dan angkatan kerja, katanya, tidak akan banyak terganggu proses perbaikan atau penyempurnaan kebijakan dalam upayanya memastikan rule of law berjalan baik. “Kita punya teman-teman yang pro kepada itu.” Hanif Faisol, Wamenko Pangan (kiri) dan Jumhur Hidayat, Menteri LH berfoto usai serah terima jabatan. Foto: Yulia Adiningsih/Mongabay Indonesia. Tuai kritik  Imam Shofwan, Kepala Jaringan Komunitas di Jaringan Advokasi Tambang (Jatam), pesimis dan skeptis terhadap Jumhur. Pidato Menteri Lingkungan Hidup anyar yang mengatakan akan menyelamatkan bumi bersama oligarki membuatnya sulit membayangkan masa depan perlindungan lingkungan. Selama ini, justru oligarki aktor yang paling banyak menyumbang kerusakan, seperti deforestasi dan penambangan di pulau-pulau kecil yang mengancam lingkungan dan…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.