Mon,10 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Legenda Asal Usul Desa Koto Limau Manis yang Terinspirasi Nama Dewi, Cerita Rakyat dari Jambi

Legenda Asal Usul Desa Koto Limau Manis yang Terinspirasi Nama Dewi, Cerita Rakyat dari Jambi

legenda-asal-usul-desa-koto-limau-manis-yang-terinspirasi-nama-dewi,-cerita-rakyat-dari-jambi
Legenda Asal Usul Desa Koto Limau Manis yang Terinspirasi Nama Dewi, Cerita Rakyat dari Jambi
service

Legenda Asal Usul Desa Koto Limau Manis yang Terinspirasi Nama Dewi, Cerita Rakyat dari Jambi | Magnific AI


Koto Limau Manis adalah nama salah satu desa yang ada di Sungai Penuh, Jambi. Konon ada sebuah cerita rakyat dari Jambi yang menceritakan tentang asal usul Desa Koto Limau Manis tersebut.

Menurut kisahnya, daerah Koto Limau Manis dulunya adalah hutan belantara. Namun di sana pernah terjadi pertemuan antara seorang pemuda dengan dewi yang bernama Limau Manis.

Berikut kisah lengkap dari legenda asal usul Desa Koto Limau Manis dalam cerita rakyat dari Jambi.

Legenda Asal Usul Desa Koto Limau Manis yang Terinspirasi Nama Dewi, Cerita Rakyat dari Jambi

Dilihat dari artikel Yova Sandra, “Folklor Lisan: Kumpulan Cerita Rakyat Kerinci” yang terbit di Jurnal Jambe, pada zaman dahulu hiduplah seorang pemuda di pedalaman Kerinci. Pemuda ini hidup seorang diri tanpa keluarga di sisinya.

Setiap hari pemuda tersebut pergi berburu ke dalam hutan. Dari hasil inilah pemuda tersebut memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Biasanya dia akan berburu rusa di dalam hutan di kaki Gunung Kerinci. Namun selayaknya orang berburu, tidak setiap hari dia berhasil mendapatkan hasil untuk dibawa pulang.

Hal yang sama pernah terjadi suatu hari. Pada pagi hari, pemuda ini sudah mempersiapkan semua keperluan berburu yang dibutuhkan.

Setelah semua persiapan tersedia, pemuda itu kemudian pergi ke dalam hutan. Dia berharap agar bisa mendapatkan hasil memuaskan.

Pemuda itu kemudian masuk dari satu hutan ke hutan lainnya. Dia pun mendatangi tempat yang biasanya banyak menemukan rusa.

Namun hingga sore tiba, belum ada rusa yang berhasil dia dapatkan. Dengan perasaan kecewa, pemuda itu memutuskan untuk kembali pulang ke rumah.

Di tengah perjalanan, pemuda tersebut mencium semerbak bau wangi. Dia pun penasaran bau apa sebenarnya yang dia cium tersebut.

Pemuda itu kemudian mengikuti asal dari aroma tersebut. Setelah berjalan cukup jauh, alangkah terkejutnya dia ketika melihat sesosok wanita yang cantik jelita.

Ternyata wanita tersebut merupakan dewi yang turun dari kahyangan. Dewi tersebut bernama Limau Manis.

Pemuda ini kemudian mengambil sebuah paku. Dengan sigap dirinya langsung menancapkan batu tersebut ke kepala sang dewi.

Tiba-tiba Dewi Limau Manis menjadi manusia seutuhnya. Dia pun tidak bisa kembali ke kahyangan.

Karena tidak bisa kembali, pemuda itu mengajak Dewi Limau Manis ke rumahnya. Dewi Limau Manis yang tidak memiliki pilihan lain akhirnya menerima ajakan dari pemuda tersebut.

Akhirnya sang dewi tinggal bersama pemuda itu. Lama kelamaan, akhirnya pemuda tersebut menikah dengan Dewi Limau Manis.

Dari pernikahan ini, mereka memiliki dua orang anak. Setiap hari pemuda tersebut meninggalkan sebuah pesan untuk kedua anaknya sebelum pergi berburu.

Dia berkata agar anak-anaknya tidak bermain-main dengan kepala ibunya. Namun pemuda itu tidak menjelaskan alasan sebenarnya dari larangan itu.

Pada suatu hari, kedua anak pemuda itu tengah asik mencari kutu di kepala Dewi Limau Manis. Tiba-tiba kedua anaknya itu melihat paku yang tertancap di kepala sang ibu.

Mereka kemudian langsung mencabut paku tersebut. Tiba-tiba wujud Dewi Limau Manis langsung menghilang begitu saja.

Dewi Limau Manis kembali menjadi seorang dewi. Dia pun kembali ke kahyangan.

Kedua anaknya hanya bisa menangis. Begitu pemuda itu kembali pulang, dia menyadari apa yang baru saja terjadi.

Sejak saat itu jika kedua anaknya menangis, maka pemuda itu akan membawanya ke tempat pertama kali bertemu dengan Dewi Limau Manis di hutan dulu. Konon lokasi pertemuan inilah yang menjadi cikal bakal daerah Desa Koto Limau Manis di Jambi.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.