Mon,27 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Makna Mubadalah dan Perkembangannya sebagai Konsep Relasional

Makna Mubadalah dan Perkembangannya sebagai Konsep Relasional

makna-mubadalah-dan-perkembangannya-sebagai-konsep-relasional
Makna Mubadalah dan Perkembangannya sebagai Konsep Relasional
service

Mubadalah.id – Istilah mubadalah secara bahasa berasal dari akar kata Arab badala–yubadilu–mubadalatan yang bermakna saling menukar, saling mengganti, atau melakukan sesuatu secara timbal balik.

Struktur kata tersebut dalam tata bahasa Arab menunjukkan bentuk mufa‘alah, yaitu pola yang menandakan keterlibatan dua pihak sebagai subjek aktif dalam suatu tindakan. Secara linguistik, istilah ini sejak awal telah memuat makna kesalingan dan partisipasi setara.

Dalam kajian kebahasaan, bentuk tersebut berbeda dengan kata kerja satu arah yang menempatkan satu pelaku sebagai subjek dominan. Mubadalah justru menggambarkan relasi resiprokal yang meniscayakan interaksi dua pihak secara simultan.

Oleh karena itu, makna dasarnya tidak sekadar pertukaran tindakan, tetapi juga pengakuan atas keberadaan pihak lain sebagai mitra yang setara.

Dalam perkembangan pemikiran Islam kontemporer, mubadalah tidak lagi dipahami hanya sebagai istilah linguistik. Melainkan sebagai kerangka konseptual untuk membaca relasi manusia.

Konsep ini terutama digunakan dalam analisis relasi laki-laki dan perempuan dengan menempatkan keduanya sebagai individu bermartabat dan berakal. Bahkan memiliki tanggung jawab moral yang sama.

Sejumlah pengkaji menilai pendekatan mubadalah muncul dari kesadaran bahwa sebagian teks keagamaan kerap orang-orang pahami secara satu arah.

Pembacaan semacam itu berpotensi menimbulkan kesan bahwa pesan agama hanya kepada salah satu pihak. Padahal, prinsip dasar ajaran Islam menekankan keadilan dan kasih sayang bagi seluruh manusia tanpa pengecualian.

Melalui perspektif ini, teks yang menyebut salah satu jenis kelamin dapat kita pahami dalam horizon kesalingan selama tidak terdapat dalil eksplisit yang membatasi maknanya secara khusus.

Pendekatan tersebut menempatkan nilai, perintah, dan etika agama sebagai pedoman bersama bagi semua orang yang memiliki kapasitas moral.

Dengan demikian, mubadalah berkembang menjadi paradigma interpretatif yang berfungsi menjembatani makna teks dengan prinsip kesetaraan manusia dalam ajaran Islam. []

Sumber Tulisan: Makna Mubadalah

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.