Fri,7 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. MBG Watch Sebut Makan Bergizi Gratis Belum Berbasis Perencanaan Kuat

MBG Watch Sebut Makan Bergizi Gratis Belum Berbasis Perencanaan Kuat

mbg-watch-sebut-makan-bergizi-gratis-belum-berbasis-perencanaan-kuat
MBG Watch Sebut Makan Bergizi Gratis Belum Berbasis Perencanaan Kuat
service

Jakarta, NU Online

Perwakilan MBG Watch sekaligus Aliansi Ibu Indonesia Annette Mau menyebutkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis belum berbasis pada perencanaan yang kuat (framework) dan didukung data teoretis dan bukti ilmiah di lapangan.

Ia melihat, masalah tersebut menjadi penghambat utama dalam upaya memusatkan kembali sasaran Program MBG. Hal itu disampaikan Annette melalui keterangan yang diterima NU Online Kamis (6/8/2026).

“Atas dasar bukti dan data mengenai kompleksnya masalah MBG yang telah merugikan kesehatan siswa, membebani fiskal negara, serta menyebabkan kerugian multidimensi lainnya bagi seluruh warga, MBG Watch tetap mendesak pemerintah untuk menghentikan MBG,” jelasnya.

Ia juga menilai bahwa Kementerian Kesehatan sebagai sektor unggulan di bidang gizi sebelum dibentuknya Badan Gizi Nasional (BGN), semestinya lebih berani melakukan perubahan dari dalam. 

“(Semestinya) Memperjuangkan penyelenggaraan program intervensi gizi yang berbasiskan data, program, dan panduan gizi yang telah dibangun Kementerian Kesehatan selama ini,” katanya.

Selain itu, Annette memandang bahwa konflik kepentingan dalam kepemilikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam pusaran elite partai politik dapat berpotensi mengubah MBG dari program pemenuhan gizi menjadi instrumen pemborosan anggaran pendidikan yang dialokasikan untuk program tersebut.

Menurutnya, kasus keracunan yang mengganggu proses belajar-mengajar seharusnya mendorong Kementerian Kesehatan mempertimbangkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 40/PUU-XXIV/2026.

“(Kami) mendesak agar anggaran MBG segera dipisahkan dari pos pendidikan mulai tahun 2027,” jelasnya.

Diketahui, pada 5 Agustus 2026 pemerintah menargetkan penataan ulang sasaran penerima manfaat Program MBG. Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kementerian Kesehatan dan BGN akan menyusun kembali sasaran penerima manfaat serta standar menu MBG bersama para ahli gizi.

“Kita mau refine (menyempurnakan) sekolah mana yang mau dikasih, usia mana, SD-nya di mana, lokasinya di mana, fokusnya ke daerah stunting dan lain sebagainya. Lalu, ibu hamil yang bagaimana, balitanya gimana, itu kita harapkan tanggal 5 Agustus 2026 sudah selesai semua,” katanya dalam rapat perbaikan tata kelola MBG di Gedung Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026).

Ia menambahkan Kementerian Kesehatan dan BGN akan mengkaji dampak Program MBG terhadap penerima manfaat, termasuk melalui pemantauan di posyandu sebagai upaya menurunkan angka stunting.

“Semua anak yang stunting kita ada by NIK, by name, by address sudah ada, kita tandai dia dapat MBG apa enggak. Kita akan bisa ikuti setiap bulan, karena yang bersangkutan ditimbang di Posyandu,” terangnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.