Gresik (beritajatim.com)- Ada yang menarik dari agenda Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution pada Rabu (15/7/2026). Didampingi sejumlah pejabat utama (PJU), orang nomor satu di Polres Gresik itu mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.
Kunjungan tersebut langsung memunculkan rasa penasaran. Ada apa sebenarnya di balik pertemuan antara korps Bhayangkara dengan Adhyaksa yang sempat memanas.
Ternyata, kunjungan itu bukan terkait penanganan kasus tertentu, melainkan sebagai langkah memperkuat sinergi antarpenegak hukum guna meningkatkan koordinasi dalam penegakan hukum di Kabupaten Gresik.
Rombongan Kapolres Gresik disambut langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik, Zamzam Ikhwan, bersama jajaran di ruang kerjanya. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, sekaligus menegaskan komitmen kedua institusi untuk menjaga hubungan yang solid.
Kapolres AKBP Ramadhan Nasution didampingi Kasat Reskrim AKP Arya Widjaya, Kasat Lantas AKP Nur Arifin, Kasat Intelkam AKP Bagas Indra Wicaksono, serta Kanit 3 Satreskrim Iptu Komang Andhika Haditya Prabu.
Sementara Kajari Zamzam Ikhwan didampingi Kasi Datun Alfiah Yustin, Kasi Pidum Uwais Deffa, Kasi Intel R.A. Nur Rizki, dan Kasubag Bin Galih Dwi C.
AKBP Ramadhan Nasution menegaskan komunikasi yang baik antara Polri dan Kejaksaan menjadi kunci penting agar proses penegakan hukum berjalan profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
“Melalui komunikasi yang baik dan koordinasi yang berkesinambungan, kami berharap setiap pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan secara optimal demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Pernyataan senada disampaikan Kajari Gresik Zamzam Ikhwan. Ia mengapresiasi kunjungan silaturahmi tersebut dan menilai hubungan yang semakin erat antara Kejaksaan dan Polres Gresik akan berdampak positif terhadap percepatan koordinasi penanganan perkara.
“Hubungan yang harmonis ini diharapkan mampu mempercepat koordinasi penanganan perkara serta memperkokoh kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum di Gresik,” imbuhnya.
Di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap transparansi dan profesionalisme aparat penegak hukum, penguatan koordinasi antara Polres Gresik dan Kejaksaan Negeri Gresik dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan hukum.
Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus membangun komunikasi yang konstruktif, memperkuat sinergitas, serta menghadirkan penegakan hukum yang berintegritas demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Gresik tetap aman dan kondusif. [dny/suf]





Comments are closed.