Jakarta, Arina.id—Pelaksanaan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) semakin dekat. Muktamar akan diisi berbagai kegiatan dan persidangan yang dilaksanakan di sejumlah titik lokasi.
Panitia Lokal telah merilis site plan super final kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. lokasi Muktamar NU 2026 ini. Peta panduan tersebut memuat 27 titik penting yang disiapkan untuk mendukung efektivitas koordinasi, pelayanan, serta mobilitas peserta dan panitia selama pelaksanaan Muktamar.
Muktamar Ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Dalam site plan terbaru, panitia melakukan sejumlah penyesuaian, terutama pada penamaan lokasi asrama atau penginapan peserta.
Sistem penamaan kawasan tempat tinggal peserta yang sebelumnya menggunakan kombinasi huruf abjad, seperti Tower A, Tower B, dan seterusnya, kini disederhanakan menjadi angka numerik, yakni Tower 1 hingga Tower 9.
Selain itu, Sekolah Menengah Atas (SMA) Bahrul Ulum ditetapkan sebagai Tower khusus Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Lokasi tersebut sebelumnya belum tercantum dalam site plan.
“Site plan revisi, asalnya Tower A menjadi Tower 1 dan seterusnya. Nomor 23 Tower PBNU,” terang Ketua Panitia Lokal Muktamar Ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq), dikutip Arina,id, Senin (10/8/2026).
Perubahan tersebut telah disepakati melalui rapat koordinasi antara panitia lokal dan panitia pusat pada Senin (3/8/2026) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Sebagai tindak lanjut teknis, panitia lokal akan memasang papan penunjuk arah dan identitas di setiap titik lokasi.
Gus Rozaq menjelaskan, penggunaan istilah Tower dan apartemen dalam penamaan sejumlah fasilitas bertujuan mempermudah koordinasi internal sekaligus meningkatkan standar pelayanan panitia di lapangan.
“Penggunaan istilah tower dan apartemen sengaja kami gunakan untuk mempermudah koordinasi internal. Di sisi lain, ini menjadi booster motivasi bagi seluruh kru panitia agar memberikan pelayanan prima. Kami ingin para muktamirin mendapatkan kenyamanan dan layanan yang setara dengan hotel atau apartemen, meskipun mereka menginap di lingkungan pondok pesantren,” ujarnya.
27 Titik Penting Muktamar ke-35 NU
Dalam site plan super final tersebut, 27 titik dibagi ke dalam sejumlah kawasan utama yang mencakup venue persidangan, registrasi, layanan media, penginapan, kesehatan, keamanan, hingga parkir.
A. Venue Persidangan dan Registrasi
- Registrasi (MTs BU & MA BU)
- Venue Pembukaan Muktamar NU (Lapangan Untung Surapati Tambakberas)
- Sidang Pleno (Halaman GSG)
- Komisi Organisasi (Dalam GSG)
- Komisi Program (Aula Kampus IAIBAFA)
- Komisi Rekomendasi (Aula UNWAHA Jombang)
- Bahtsul Masail (BM) Waqi’iyah (Aula Ma’had Aly / Masjid Bahrul Ulum Pondok Induk)
- Bahtsul Masail (BM) Qonuniyah (Aula Gedung Madrasah Fatah Hasyim)
- Bahtsul Masail (BM) Maudhu’iyah (Halaman MAN 3 Tambakberas)
B. Layanan, Media, dan Penunjang
- Media Center (Aula Yayasan Lt. 2) & Sekretariat (Gedung Yayasan Lt. 1)
- Tower 1 (MA Unggulan)
- Tower 2 (MMA Kampus 1)
- Tower 3 (MMA Kampus 2)
- Tower 4 (MI BU Putri)
- Tower 5 (Kampus UNWAHA)
- Tower 6 (MTsN 3)
- Tower 7 (MAN 3)
- Tower 8 (Kampus IAIBAFA)
- Tower 9 (Kampus B Fatah Hasyim)
- Posko Kesehatan & Penerima Tamu (MAN 3, MTsN 3 & UNWAHA)
- Dapur Umum (Gedung BLK BU)
- Bazar / Expo
- Tower PBNU (SMA BU)
- Posko Pengamanan (SPPT BU)
- Penginapan Media (SMKTI BU)
- Posko Penginapan KAMTIB BU (Gedung MI Putra)
- Area Parkir.
Tiga Posko Kesehatan Disiagakan 24 Jam
Selain menyiapkan lokasi persidangan dan penginapan, panitia Muktamar Ke-35 NU juga mempersiapkan infrastruktur pelayanan kesehatan bagi peserta. Sedikitnya tiga posko kesehatan akan didirikan dengan skema operasional selama 24 jam.
Koordinator Bidang Kesehatan Panitia Muktamar Ke-35 NU, dr HM Zulfikar As’ad, mengatakan tiga lokasi yang ditetapkan sebagai posko kesehatan berada di Universitas KH A Wahab Hasbullah (Unwaha), MAN 3 Jombang, dan MTsN 3 Bahrul Ulum Tambakberas.
Selama Muktamar berlangsung, seluruh posko akan disiagakan dengan fasilitas penanganan darurat, ambulans, serta dukungan dokter dan perawat. Panitia juga menerapkan sistem rotasi tanpa jeda untuk memastikan tenaga medis tersedia secara konsisten.
Pria yang kerap disapa Gus Ufiq tersebut mengatakan pelayanan kesehatan merupakan hasil kolaborasi lintas lembaga. Kerja sama melibatkan Persatuan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU), Asosiasi Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (Arsinu), serta Lembaga Kesehatan PCNU Jombang hingga PWNU Jawa Timur.
“Kami juga menjalin kerja sama dengan Lembaga Kesehatan PCNU Jombang dan PWNU Jawa Timur. Posko kesehatan ini untuk memberikan pelayanan terbaik bagi peserta muktamar dan para penggembira atau tamu umum,” ujarnya.
Koordinasi teknis bersama panitia lokal telah dilakukan sebanyak tiga kali untuk memantau kesiapan lapangan.
Sinergi pelayanan kesehatan tersebut juga diperkuat instansi pemerintah, yakni Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Pemerintah daerah menyiapkan dua fasilitas rujukan utama, yaitu RSUD Kabupaten Jombang dan RSUD Ploso.
Sementara itu, sejumlah rumah sakit swasta akan dikerahkan untuk mengisi alokasi waktu jaga di setiap posko kesehatan.
Gus Ufiq menegaskan, ruang perawatan di posko diprioritaskan untuk penanganan awal dan stabilisasi pasien. Peserta dengan kondisi medis berat akan langsung dievakuasi menuju rumah sakit rujukan.
“Dengan sistem ini kita akan membuka akses. Begitu ada peserta yang rekomendasi dirujuk, kita bawa ke RSUD Jombang atau RSUD Ploso. Yang jelas setiap posko ada dokter, perawat, serta ambulans,” tegasnya.
Untuk memperkuat pelayanan, panitia juga berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jombang dalam menerapkan sistem rekam medis digital.
Platform tersebut akan digunakan untuk mencatat riwayat kesehatan, diagnosis, hingga status penanganan pasien yang mengakses posko secara real-time. Sistem ini diharapkan mempercepat koordinasi dan memastikan setiap peserta yang membutuhkan layanan kesehatan memperoleh penanganan sesuai kondisi selama Muktamar Ke-35 NU berlangsung.




Comments are closed.