Tue,11 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Prabowo Ingin Buku Pelajaran SD-SMA Diubah, JPPI: Prioritaskan Peningkatan Mutu Pendidikan

Prabowo Ingin Buku Pelajaran SD-SMA Diubah, JPPI: Prioritaskan Peningkatan Mutu Pendidikan

prabowo-ingin-buku-pelajaran-sd-sma-diubah,-jppi:-prioritaskan-peningkatan-mutu-pendidikan
Prabowo Ingin Buku Pelajaran SD-SMA Diubah, JPPI: Prioritaskan Peningkatan Mutu Pendidikan
service

Jakarta, Arina.id—Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) meminta pemerintah tidak menjadikan perubahan buku pelajaran sebagai satu-satunya langkah untuk meningkatkan kualitas pendidikan. 

Koordinator Nasional JPPI Ubaid Matraji menilai pemerintah juga perlu memprioritaskan kesejahteraan dan kualitas guru, budaya membaca, kemampuan literasi dan numerasi, serta pemerataan fasilitas pendidikan.

“Buku hanyalah salah satu instrumen pembelajaran. Kalau kesejahteraan dan kualitas guru, budaya membaca, kemampuan literasi dan numerasi, ketimpangan fasilitas, serta proses belajar di kelas tidak diperbaiki, mengganti buku hanya akan mengganti benda, bukan mengubah kualitas pendidikan,” kata Ubaid dalam keterangan tertulis diterima Senin (10/8/2026). 

Ubaid mengatakan ada risiko pemborosan anggaran jika proyek mengubah buku pelajaran hanya sebagai pencetakan ulang semata. 

Menurut Ubaid, sebelum memutuskan mengganti buku, pemerintah seharusnya melakukan audit secara menyeluruh terhadap buku-buku yang saat ini digunakan. 

“Audit harus mampu menjawab secara jelas buku mana yang memang sudah tidak layak, buku mana yang hanya membutuhkan revisi sebagian, dan buku mana yang masih dapat digunakan,” katanya.

Menurutnya, jangan semua persoalan buku dijawab dengan pengadaan buku baru. Kalau yang bermasalah hanya beberapa bagian, revisi bagian itu. Jangan kemudian seluruh buku diganti hanya karena pemerintahan berganti. 

“Itu berpotensi menjadi pemborosan anggaran, bahkan bisa menggeser agenda pendidikan menjadi sekadar proyek pengadaan,” ucapnya.

Sebab itu, ia meminta agar pemerintah bisa transparan dalam proyek tersebut, termasuk dari proses penilaian, penyusunan hingga anggaran yang digunakan. 

“Kalau setiap lima tahun kita mengganti buku, tetapi kemampuan membaca, berhitung, dan bernalar anak tetap rendah, berarti yang bermasalah bukan sekadar bukunya, tetapi sistem pendidikannya. Jangan sampai pendidikan Indonesia kaya proyek, tetapi miskin prestasi,” pungkas Ubaid.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto ingin meningkatkan kualitas buku pelajaran mulai dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA).

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya dilakukan melalui pembangunan infrastruktur sekolah, tetapi juga dengan memastikan kualitas bahan ajar yang digunakan para siswa.

“Petunjuk dari Bapak Presiden, kita diminta mempelajari buku-buku pelajaran sekolah mulai dari SD, SMP, dan SMA. Kemudian, Beliau meminta agar kita membandingkannya dengan buku-buku dari beberapa negara sahabat,” ujar Prasetyo.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.